Beranda Kepemudaan Halal Bi Halal, Pemuda Lemo Baru Gelar Turnamen Sepak Bola Mini

Halal Bi Halal, Pemuda Lemo Baru Gelar Turnamen Sepak Bola Mini

130
Spanduk utama kegiatan turnamen Sepak Bola mini Lemo Baru CUP Minggu 20/7/2017 (Foto: Casper)

PATTAE.com | Pemuda Dusun bekerjasama dengan masyarakat mengadakan acara Halal Bi Halal dengan menggelar turnamen sepak bola mini antar Dusun di lapangan Dusun Lemo Baru Desa Kuajang Kabupaten Binuang Polewali Mandar selama 14 hari mulai Minggu 20/7/2017.

Turnamen Sepak Bola mini ini digelar atas inisiatif pemuda dusun dan masyarakat sebagai ajang silaturrahmi antar pemuda serta seluruh masyarakat khususnya yang ada di Desa kuajang. Selain itu, kegiatan turnamen ini juga sebagai bentuk persatuan pemuda dan masyarakat Lemo Baru dalam melaksanakan suatu kegiatan bersama.

Baca juga: Turnamen Batupapan Cup I Desa Duampanua, Mulai Berlangsung

Walaupun turnamen ini pertama kali di selenggarakan, dan diadakan di lapangan yang tak berumput seperti halnya dengan lapangan sepak bola lainnya namun berhasil menarik minat pemuda dan masyarakat tuk berpartisipasi. Banyaknya club sepak bola yang turut andil memeriahkan turnamen tersebut salah satu bukti ketertarikan banyak pihak.

Berjumlah 20 club sepak bola mini turut yang akan bertarung memperebutkan gelar juara dalam kegiatan yang diselenggarakan pemuda dusun Lemo Baru tahun ini dan rencana akan menjadi kegiatan rutin para pemuda dan masyarakat.

Salah satu pemuda dusun Lemo Baru yang berhasil dihubungi Via Massenger, Mustajab, mengatakan dengan adaya komitmen yang telah disepakati bersama antara pemuda dusun Lemo Baru dengan masyarakat setempat, kegiatan Halal Bi Halal dalam bentuk pergelaran turnamen sepak bola mini akan menjadi kegiatan rutin tiap tahunnya.

“Kita tetap akan mengadakan kegiatan ini tahun depan dan mauki dibuat lebih besar lagi dari ini karena sudah sepakat maki dengan masyarakat dusun disini.” ungkapnya.

Ia juga mengatakan masih banyak hal yang perlu di benahi dalam kegiatan ini termasuk kesiapan panitia dalam menggelar kegiatan yang sama di tahun depan.

“kita masih banyak kekurangan, termasuk kepanitiaan dan pendanaan karena sekarang kita itu kerja tim dan dananya itu dari sumbangan masyrakat dan pak dusun”. lanjutnya

Terlaksananya turnamen ini, tidak terlepas dari partisipasi aktif pemuda dan masyarakat dalam hal pendanaan. Dana kegiatan ini berasal dari pak dusun, sumbangan masyarakat, serta pelaku wirasuawsta yg berdomisili di dusun lemo baru. (kontributor/Casper)**