Beranda Masyarakat & Pembangunan Beginilah Hasil Musrenbang Kecamatan Binuang Tahun 2017

Beginilah Hasil Musrenbang Kecamatan Binuang Tahun 2017

263
BAGEI TOLAEN !
Beginilah Hasil Musrenbang Kecamatan Binuang Tahun 2017
Musrenbang Kecamatan Binuang Tahun 2017

Musrenbang Kecamatan – Agenda Rutin Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), seperti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kecamatan pada tahun 2017 ini mulai bergulir. Kali ini, Binuang sebagai Kecamatan yang berada di Gerbang Timur Kab. Polman mendapatkan kesempatan menjadi pelaksana pertama kegiatan ini. Berikut hasil pengamatan media Pattae dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan Binuang.

Tema Musrenbang Kecamatan Binuang

Kegiatan Musrenbang Kecamatan ini mengangkat tema “Penguatan Perencanaan Melalui Sinergitas Perencanaan Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Desa”. Acara dilaksanakan di Aula pertemuan Kantor Kecamatan Binuang. Kegiatan Musrenbang dihadiri kurang lebih 160 orang peserta dari berbagai unsur pemerintah dan desa. Para undangan dan peserta yang hadir, antara lain: Kepala Desa/Lurah, Kepala UPTD se-Kecamatan Binuang, Perwakilan dari Dewan Perwakilan Rakyat tingkat I dan II, para pelaku PNPM di Kecamatan Binuang. Selain itu, turut hadir pula para pendamping Desa selaku tim yang dibentuk untuk mengawal dana Desa, serta beberapa delegasi dari desa/lurah yang telah disepakati pada Musrenbang tingkat Desa.

Sambutan dalam Musrenbang Kecamatan Binuang

Bupati Polewali Mandar dalam kesempatan itu diwakili oleh Drs. Kallang, MM, selaku Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan (Balitbangren). Beliau menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa hal terkait dengan pembangunan Kabupaten Polman tahun 2017. Beberapa hal yang disampaikan antara lain bahwa upaya untuk meningkatkan penanganan sosial ekonomi dan memantapkan pembangunan infrastruktur untuk percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat telah bersinergi dengan program pemerintah provinsi dan kabupaten. Kedepannya, akan diupayakan adanya sinergitas antara program pemerintah Kabupaten dengan pemerintah Desa.

“Pemerintah pusat sudah mensinergikan programnya dengan pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Oleh karena itu, kita juga berupaya mensinergikan program kita dengan pemerintah Desa”. Demikian disampaikan Drs. Kallang, MM. dalam sambutannya pada pembukaan Musrenbang di Kecamatan Binuang. Rabu, 08/03/2017.

DPRD Kabupaten Polman yang diwakili oleh H. Syaiful ST yang juga hadir dalam kegiatan musrenbang Kecamatan Binuang tersebut, turut memberikan sambutan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan agar pemerintah desa lebih pro aktif memberikan informasi jika masih ada warga Kecamatan Binuang yang belum terjangkau listrik PLN.

“Kalau ada wilayah yang belum terjangkau listrik sedangkan akses jalan kesana sudah bagus silahkan laporkan ke kami. Insyah Allah saya akan fasilitasi agar segera terealisasi”. Ungkap H. Syaiful.

Bukan hanya perwakilan dari DPRD Tingkat II yang menyampaikan sambutannya. Pada sesi berikutnya, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, juga turut menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan tentang terbukanya peluang bagi desa/kelurahan maupun kabupaten untuk mendapatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Bantuan ini berlaku untuk program kegiatan yang sifatnya mendesak namun tidak dapat diakomodir pada APBD/APBDes dikarenakan keterbatasan anggaran. BKK ini bahkan terbuka untuk program kegiatan yang di luar kewenangan Pemerintah Provinsi. Setelah acara pembukaan Musrenbang 2017 selasai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Diskusi dalam Musrenbang Kecamatan Binuang

Dalam diskusi tersebut, terdapat beberapa isu yang berkembang. Beberapa isu tersebut, antara lain: data kemiskinan yang masih rancu dan masalah pengelolaan sampah dimana hasil produksi kompos dari pengolahan sampah masih terkendala. Selain itu, masih banyak warga yang belum terjangkau listrik dari Negara dan adanya kesenjangan antara kelurahan dan desa soal program dana Rp 1 Milyar per Desa. Issu lainnya yang menguat adalah terjadinya konflik di masyarakat diakibatkan bantuan sosial yang salah sasaran dan belum adanya penegasan batas wilayah antara Desa Kunyi dengan Desa Batetangnga. Turut dibahas pula issu tentang penanganan masalah penyandang disabilitas di Kelurahan Amassangan, dan sarana transportasi pasien, tenaga medis, serta transportasi pelajar yang ada di pulau Battoa, dan Pulau Tangnga.

Pelaksanaan Musrenbang yang Agak Berbeda

Tahun 2017 ini, pola pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Binuang agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam Musrenbang kali ini tidak ada lagi pembahasan usulan Desa/Kelurahan di tingkat Kelompok Kerja seperti Fispra, Ekonomi, dan Sosbud.

Musrenbang Kecamatan ini dimulai dengan pemaparan dari Pemerintah Desa atas Program Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya. Dipaparkan pula program kegiatan yang akan, atau sedang dilaksanakan tahun ini. Adapun usulan-usulan yang menjadi prioritas utama untuk dilaksanakan di tahun 2018 nanti, diserahkan ke Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar untuk diklasifikasi. Selanjutnya Balitbangren Kabupaten Polewali Mandar membagikan kepada seluruh SKPD di Kabupaten Polewali Mandar sesuai dengan urusan masing-masing sebagai acuan utama menyusun Renja 2018 nantinya.

Pada akhir acara diskusi antara Pemerintah Daerah Kabupaten, Kecamatan dan Pemerintah Desa, disepakati beberapa kesimpulan yang sekaligus menjadi rencana kerja tingkat lanjut (RKTL) Pemerintah Daerah. Beberapa kesimpulan-kesimpulan tersebut seperti, sasaran pembangunan wilayah kelurahan, mendorong instansi-instansi terkait untuk segera menangani isu-isu berkembang sesuai dengan tugas pokok instansi masing-masing, percepatan penyelesaian penegasan batas Desa Kunyi dengan Desa Batetangnga, dan verifikasi terhadap data kemiskinan hasil program TNP2K, menjadi prioritas sasaran kegiatan Pemerintah Daerah di tahun 2018 kedepan.

Setelah penetapan delegasi Kecamatan Binuang pada Musrenbang tingkat kabupaten, kegiatan lalu ditutup oleh pemerintah Kabupaten Polewali mandar yang di wakili oleh Drs. Kallang, MM. Sebelum menutup acara musrenbang Kecamatan tersebut, beliau menegaskan Kepada UPTD PKM Binuang agar penyandang disabilitas dikelurahan Amassangan lebih diperhatikan.

Sekitar pukul 16.00 wita, kegiatan Musrenbang pun berakhir dengan kegiatan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang se-Kecamatan Binuang oleh Pemerintah Kab. Polman. (Dim)**