Beranda Kegiatan Sosial Menyambut Ramadhan 1438 H, Masyarakat Lemo Melakukan Kirab Obor

Menyambut Ramadhan 1438 H, Masyarakat Lemo Melakukan Kirab Obor

111
BAGEI TOLAEN !
Gambar Kirab Obor masyarakat Desa Kuajang tadi malam, jumat 26/05/2017 (Foto: Hasan Belong)

PATTAE.com | Lemo- Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah, warga yang tinggal di Dusun Lemo Desa Kuajang, Kec. Binuang Polewali Mandar, berkeliling kampung dengan masing-masing membawa obor sambil di iringin sholawatan jumat (26/5) malam.

Kegiatan kirab ini dilakukan guna menjalin silahturahmi antar warga sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik. kegiatan tersebut dipelopori oleh para remaja masjid Nurul Hidayah Lemo Tua.

Ketua pelaksana kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini sekedar mengingatkan saja kepada seluruh umat Islam, Ramadhan perlu disambut dengan semangat seperti semangatnya api obor yang dijadikan simbol dalam kirab

Kirab Obor dilakukan, setelah selesai shalat Isya dan Tarwih berjamaah, mereka akan dipandu oleh pihak panitia secara tertib turun ke jalan sambil membawa obor yang terbuat dari bambu, diisi minyak dan sumbu dari sabuk kelapa, kemudian berjalan sambil mengumandangkan kalimat-kalimat takbir dan zikir.

Rute kirabobor ini dilakukan mulai dari masjid Nurul Hidayah Lemo Tua, dan finish di Kantor Desa kuajang.

Peserta pawai obor ini dimeriahkan baik dari kalangan anak-anak, remaja, maupun  orang tua, dalam menyambut bulan Ramadhan 1438 H.

Kepala Desa Kuajang mengatakan, kirab obor ini bertujuan untuk mengingatkan kepada warga dengan datangnya bulan suci Ramadhan serta berharap menjadikan momen ini sebagai sarana perekat antar umat agar tercipta iklim yang kondusif, aman selama menjalankan ibadah puasa.

Remaja Masjid Nurul Hidayah Lemo mengakatakan kegiatan Kirab Obor ini memang sering dilakukan tiap menyambut bulan suci ramadhan oleh masyarakat di Lemo.

“Kegiatan pawai obor, memang rutin di adakan setahun sekali yakni disetiap malam pertama bulan suci Ramadhan. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Remaja Masjid (PORSEMAD) dan dihari terakhir bulan suci Ramadhan ditutup dengan kegiatan takbir keliling“ pungkasnya

Kepala Dusun Lemo Tua, Junaedi, mengatakan tidak terlepas dari dukungan pihak pemerintah desa Kuajang, dan para tokoh masyarakat yang ada di Lemo

“Kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah setempat dan para tokoh masyarakat” uangkapnya

“Kegiatan kirab obor menurut saya sangat positif, Kita selaku umat muslim harus menjalin silaturahmi agar ibadah bisa berjalan dengan baik dan selalu menjaga tindak kejahatan,” Tambahnya

Penulis/Kontributor:
Hasan Bolong
(Master of Education, State University of Jakarta, Awardee LPDP)