Beranda Masyarakat & Pembangunan Organisasi Paguyuban Sebagai Wadah Silaturahmi Etnis Pattae di Kalimantan

Organisasi Paguyuban Sebagai Wadah Silaturahmi Etnis Pattae di Kalimantan

103
BAGEI TOLAEN !
Logo Organisasi Kerukunan Kaluarga Pattae' Sulawesi Barat (KKP SB) di Kalimantan Timur

PATTAE.com | Samarinda- Jauh dari kampung halaman, beberapa Masyarakat pattae, baik yang telah menetap maupun masih menjadi perantau di pulau kalimantan, membentuk suatu organisasi paguyuban bernama Kerukunan Keluarga Pattae Sulawesi Barat (KKP SB) sebagai wadah silaturahmi, bersekretariat di jalan Banggeris, Teluk Lerong Ulu, Sugai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berdiri pada 5 Januari 2011.

Seperti yang diketahui, Organisasi KKP ini diketuai langsung oleh, Alimuddin, yang telah 2 kali berturut-turut memimpin organisasi orang pattae’ tersebut dengan masa jabatan 5 tahun

Selain sebagai ketua KKP, Dia juga salah satu masyarakat pattae’ yang berasal dari daerah Dusun Kanang, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulbar, dan Kini Dia menetap di Kalimantan Timur, tepatnya di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Organisasi masyarakat Pattae’ di Kalimantan ini, beranggotakan 200 orang, dan tersebar dibeberapa wialayah kalimantan timur seperti Kota Tenggarong, Kota Samarinda, dan Kota Sangatta dimana masyarakat Pattae’ menetap.

Masyarakat pattae’ yang tergabung dalam KKP, memiliki kegiatan rutin yang bersifat kekeluargaan seperti Arisan yang dilakukan setiap 2 kali dalam setahun, serta membentuk forum silaturahmi khusus membahas mengenai penguatan ekonomi, dan pendidikan keluarga masayarakat Pattae’ di Kalimantan

Ketua KKP SB 2 periode ini, Alimuddin, mengemukakan adanya organisasi yang bersifat kekeluargaan tersebut tidak lain dan tidak bukan dibentuk dengan dasar sikap rasa kebersamaan, dan kekeluargaan yang tinggi, dan merupakan pondasi utama untuk terus dipegang erat dimanapun masyarakat Pattae’ berada.

“Wadah ini bertujuan untuk menyambungkan tali silaturahmi antar masyarakat Pattae’ yang ada dipulau kalimantan, karena rasa kebersamaan dan kekeluargaan adalah pondasi dasar dalam menyujudkan cita-cita” Ucapnya

Kerukunan Keluarga Pattae Sulawesi Barat di Kalimantan Sedang melaksanakan musyawarah (Foto: Opiq)

Dia juga menambahkan, Masyarakat Pattae’ dimana pun, dan kapan pun selalu menebar rasa persaudaraan, dan meneruskan tata krama dalam bermasayarakat seperti yang telah diajarkan To Salama’ sang pencerah di tanah Pattae’

“Generasi Pattae’ merupakan generasi yang selalu menjaga ampe (tingkah laku) Tosalama (penyebar ajaran islam di tanah Pattae’), dan selalu ingin memberikan yang terbaik bagi seluruh warganya untuk menjadi panutan serta menebar senyum Ampe Tosalama dalam hal apapun” Lanjut Alimuddin. (*)