Beranda Kegiatan Sosial Pembangunan Lapangan Olahraga Desa Pappandangan Rampung Akhir Tahun 2018

Pembangunan Lapangan Olahraga Desa Pappandangan Rampung Akhir Tahun 2018

88
Foto Pembangunan lapangan olahraga Sepak bola Desa Pappandangan. Photografer: Hasriani.
Foto pembangunan Lapangan olahranga Sepak bola dan lapangan Voly Desa Pappandangan. Photografer: Hasriani.

Pembangunan lapangan olahraga Desa Pappandangan, Kecamatan Anreapi, telah rampung akhir tahun ini (2018). Dibangun dari hasil musyawarah antara pemerintah dan masyarakat setempat, lapangan ini dirintis awal Juni 2017 tahun lalu.

Selaku staf Desa Herman mengatakan, pembangunan lapangan olahraga tersebut bertujuan agar pemuda(i), serta anak-anak di Desa Pappandangan, bisa menyalurkan bakatnya dibidang olahraga.

“Salah satu tujuan dibangunnya lapangan tersebut tak lain adalah untuk membina dan mengembangkan bakat masing-masing anak yang ada di desa Pappandangan”. Ujarnnya, saat ditemui, Minggu 16 Desember 2018.

Pembangunan lapangan olahranga yang letaknya 70 meter dari belakang kantor Desa, dan sekitar 100 meter dari jalan poros Desa Pappandangan. Hal ini merupakan lapangan pertama yang dibangun pemerintah Desa.

Pembangunan lapangan tersebut, memakan waktu yang cukup lama (18 bulan) disebabkan adanya beberapa kendala seperti musim penghujan sehingga tanah menjadi lembek dan pemerataan tanah yang sulit.

Salah satu pemuda Pappandangan Antono mengatakan, Lapangan ini meski belum sepenuhnya rampung, namun anak-anak terlihat antusias untuk bermain Sepakbola dilapangan dengan fasilitas seadanya.

Memakai kayu yang ditancapkan ketanah sebagai tiang gawang, namun itu tidak mengurangi semangat mereka tuk bermain.

“Kami sebagai pemuda yang ada di desa Pappandangan, berharap semoga lapangan ini bisa lebih ditingkatkan, atau diperbaiki sarananya. Karena kalau dilihat, lapangan itu belum bisa difungsikan sebagai mana mestinya.” Ujarnya.

“Tapi, karna kami sudah tidak sabar mengekspresikan bakat kami, khususnya di bidang olahraga sepak bola, yaa… kami tempati saja”. Lanjutnya.

Antono juga mengatakan, Dengan adanya pembangunan lapangan olahraga, warga luar desa Pappandangan pun di banjiri para pecinta Bola Voly.

“Bahkan antusias dari teman-teman diluar desa Pappandangan sangat luar biasa. Contohnya, teman dari Tabone, Duampanua, Kunyi, dan Pokko, karena mereka kami sering bermain dengan orang luar“. Tambanhnya.

Disamping lapangan Sepakbola. Terdapat juga lapangan Voly Ball yang tanahnya belum rata, dan tiang tempat net terpasang pun juga belum ada.

Penulis/Kontributor: Murni Tajri*