Beranda Kegiatan Sosial Program Bidang Kerohanian Forum Pemuda Desa Kunyi Kembali Berjalan

Program Bidang Kerohanian Forum Pemuda Desa Kunyi Kembali Berjalan

102
BAGEI TOLAEN !
Terlihat para anak-anak dan remaja mengikuti kegiatan kerohaniaan pemuda desa kunyi (Foto: Dapo) 2017

Kunyi, Pattae.com- Tertundanya Program Kerja Kerohanian Islam selama bulan bulan Suci ramadhan 1438 Hijriyah bulan Mei-Juni 2017 kemarin, kini Forum Pemuda Desa Kunyi (FPDK) aktif kembali sebagaimana sebelumnya, rangkaian acara program kerja yang akan dijalankan seperti Kahfian, Yasinan dan Kultum.

Kembali aktifnya kegiatan ini, di sambut antusias para Remaja masjid, disebabkan karena karena hal ini merupakan ruang selain sebagai ajang silaturahmi antar pemuda, juga sebagai agenda mempersatukan pemuda dalam hal belajar, dan saling tukar fikiran lewat syiar-syiar islam.

Hal ini juga merupakan sarana kembali kepada kegiatan-kegiatan keagamaan yang sebelumnya sempat vakum. Menjadi pilar untuk membentuk karakter pemuda menjadi hal yang sangat penting bagi kalangan pemuda Desa kunyi itu sendiri.

Kegiatan kerohanian ini merupakan program kerja dari bidang kerohanian FPDK, yang mulai rutin dilaksanakan setiap malam jumat. Selain itu, bidang kerohanian FPDK juga memiliki progran lain seperti peringtan maaulid, isra mi’raj, dan pengajian khusus dilakukan untuk orang meninggal.

Selaku Ketua remes Al-kautsar, Farig(22) mengatakan “Ini merupakan program kerja dari bidang kerohanian FPDK, dan kami merasa ini baik untuk di terapkan selamanya, apalagi bukan cuma satu masjid saja yang ditempati, semua masjid di desa kunyi mendapat giliran, Ujarnya saat di temui Pattae.com Senin (9/7)

Farig (22) juga berharap apa yang dilakukan sekarang bisa memberi contoh kepada Pemuda-Pemuda lain di masa depan agar lebih membangun karakter pemuda yang religius, bermoral dan beretika lewat kegiatan-kegiatan berbasis Agama.

Dengan adanya keprihatinan mereka dengan kondisi pemuda sekarang khususnya di Desa Kunyi Sendiri yang menjalankan kegiatan berbasis Agama, baru dilakukan pertama kalinya setelah terbentuknya FPDK tahun 2016 kemarin.

Output dari kegiatan yang dilaksanakan FPDK sekiranya memberikan manfaat banyak bagi semua orang. Menanggapi hal ini Kordinator bidang kerohanian FPDK, Desi Ratnasari mengatakan “apa yang dilakukan bersama FPDK sudah baik, dan perlu di tingkatkan. Namun, kami juga banyak kendala terutamanya pro dan kontaranya di masyarakat, padahal niat kami baik menjalankan kegiatan ini” tuturnya

Desi juga mengatakan “sangat apresiatif, karena kegiatan religius merupakan bagian dari tujuan kami untuk bersama-sama belajar dan membentuk karakter pemuda mulai dari remaja, dan berharap kepada warga, dan pemerintah desa mendukung kegiatan pemuda” Ujarnya.

Salah satu tokoh agama yang tidak ingin disebutkan namanya, menghimbau dan berharap banyak kepada Pemerintah untuk menindak lanjuti kegiatan keagamaan yang bukan hanya kalangan pemuda saja, tapi semua kalangan ikut terlibat.

Kepada semua masyarakat desa Kunyi bahwa kegiatan ini bukan cuma jangka pendek tapi jangka panjangan. Untuk itu, saya sangat mengharapkan partisipasi masyarakat pada umumnya, pungkasnya, Senin 09/07/2017.

Kontributor/Penulis: Anshar (Dapo)