Beranda Ekonomi Saat Libur dan Hari Biasa Durian Lokal Kanang Beda Harga

Saat Libur dan Hari Biasa Durian Lokal Kanang Beda Harga

143
Pedangan Durian Lokal Panggalan yang ada di Salu Liang, Dusun Lumalan Desa Batetangnga, Rabu (21/2/2018). Foto: Bustamin

PaTTaE.com | Harga beberapa komoditi Durian lokal sepanjang jalan menuju wisata alam desa Batetangnga, mengalami perbedaan harga. itu biasa didapat pada hari libur dan hari-hari biasa.

Harga Durian lokal kanang yang berbeda-beda tersebut, didapat dari hasil observasi kontributor pattae.com saat berkunjung ke beberapa panggalan Durian lokal, desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Rabu (21/2/2018).

Ada tiga macam, kenapa harga durian berbeda. Pertama, soal ukuran, yaitu kecil, sedang dan besar. kedua, dari segi waktu, antara hari libur dan hari-hari biasa.

Sesuai pantauan kontributor pattae.com di tiga tempat. Berikut perbedaan harga Durian, dilihat dari segi ukuran dan waktu (hari).

Harga durian lokal diwilayah Kandang, bervariasi. hal ini didapat dari, besar kecilnya ukuran durian tersebut. Untuk ukuran Durian lokal yang kecil, seharga Rp 6.000 – Rp 8.000 per buah, dan ukuran sedang, mulai harga Rp 10.000 – Rp 15.000 per buah, sedangkan harga untuk ukuran besar mulai Rp 20.000 – 25.000 per buah.

Harga tersebut bisa didapat pada hari-hari biasa, dimana pengunjung objek wisata Batetangnga tersebut, tidak mengalami padat pengunjung.

Pada hari libur (Minggu, dan tanggal merah), harga Durian mengalami kenaikan. Menurut keterangan para pedagang, harga Durian naik berkisar Rp 1.000 – Rp 3.000 per buah. Bahkan ada yang sampai Rp 5.000 per buah dari harga dijual dihari-hari biasa.

“kalo hari libur, naik seribu, dua ribu, bahkan biasa ada lima ribu naiknya” tutur pedagang buah Durian lokal yang tidak menolak menyebut namanya.

Selain harga berbeda dari para pedagang durian panggalan, ada juga patokan harga dari pedangang Bookingan, yang warga setempat sebut pallepere’ atau pembeli Durian dengan jumlah yang bayak (satu mobil open kap/Pickup).

Para Pallepere’, membeli dari pedagang Durian panggalan dengan harga yang berbeda. Durian ukuran kecil, dibeli dengan harga Rp 5.000 – Rp 7.000 per buah, sedangkan ukuran sedang dan besar, dibeli dengan harga Rp 13.000 – Rp 13.500 per buah.

“bagusnya pallepere‘, karena belinya banyak, ketimbang pengunjung, biasa hanya beli satu (buah Durian) saja” ungkap Jalil (Papa fitri) saat sedang mengemas Durian dagangannya di Kandang, Rabu (21/2/2018).

Durian yang telah dibeli Pallepere’ dengan jumlah yang banyak, akan di kirim ke luar daerah seperti Makassar, Parepare dan Kalimantan.

Selain lonjakan harga durian pada hari libur kantor, harga Rambutan/Lengkeng, juga ikut naik drastis. banyangkan, harga yang dijual Rp 15.000 – Rp 20.000 per ikat pada hari-hari biasa, naik menjadi Rp 30.000 – Rp 35.000 per ikatnya.

Pengunjung objek wisata alam Desa Batetangnga, jika ingin menikmati Durian lokal Kanang, sediakan uang secukupnya, apalagi di hari-hari libur (minggu dan tanggal merah).

Berikut Foto Durian lokal Kanang, mulai ukuran kecil, sedang, sampai ukuran besar.

Kontributor: Bustamin / Casper