Beranda Seni & Kerajinan Tarian “To Eran Batu” Memeriahkan Pagelaran Seni Budaya

Tarian “To Eran Batu” Memeriahkan Pagelaran Seni Budaya

236
BAGEI TOLAEN !
Tarian To Eran Batu pada pegelaran seni dan budaya yang di selenggarakan MPR RI dan pemuda Karang Taruna di lapangan sepak bola Desa Batetangnga. Sabtu 22/04/2017 (Photographer : Armyn Ziregar)

Tarian Toeran Batu | PATTAE.com- Sempat Tenggelam, tarian To Eran Batu di tampilkan kembali pada pegelaran seni dan budaya yang berlangsung di lapangan sepak bola Desa Batetangnga. Sabtu, (22/04/2017) malam hari.

Tarian To Eran Batu merupakan tarian khas etnis pattae’ yang pada tahun ini, tampil dalam Pegelaran seni dan budaya yang di selenggarakan oleh pemuda Karang Taruna Desa Batetangnga bekerja sama dengan Majelis Permusyarawatan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI).

Tarian To Eran Batu, memiliki cerita tersendiri dalam masyarakat etnis Pattae’, dimana tarian tersebut, merupakan tarian pelepasan para pasukan kerajaan Binuang yang sudah siap, baik fisik dan mental untuk berangkat ke medan perang.

Tarian To Eran Batu, juga merupakan tarian untuk membangkitkan semangat para pasukan Kerajaan Binuang, dimana tombak dan pedang menjadi media tarian To Eran Batu

Sekarang ini, tarian To Eran Batu, bukan hanya di tampilkan untuk melepas pasukan-pasukan kerajaan yang siap berperang. Namun, juga sudah di tampilkan dibeberapa festival seni dan budaya yang diselenggarakan oleh pemuda-pemuda Pattae’, sebagai budaya peninggalan etnis Pattae’ terdahulu. tarian ini juga sering di tampilkan dalam tarian penyambutan.

Kata-kata yang sering diucapkan dalam tarian tersebut memiliki arti penyemangat seperti “tae tammukitanna gajangnga Tato mittama, mesa pikkatamananna, karua pissubunanna” tidak akan kamu lihat masuknya badik (kedalam tubuh kamu), satu tempat tusukan (badik), terdapat delapan tempat keluarannya.

Menurut cerita masyarakat Pattae’, Tato, adalah merupakan Pemimpin Perang etnis Pattae’ dan merupakan salah satu tokoh (Tomakaka) etnis pattae’ yang memiliki keberanian yang mempuni, dan sudah terkenal pada zamannya dibeberapa wilayah, etnis, yang ada di sulawesi barat dan etnis yang ada di sulawesi selatan, akan tetapi sejarah tersebut, banyak generasi sekarang yang tidak mengetahuinya

Kata “To” artinya orang-orang yang berasal dari kerajaan Eran Batu sedangakan “Eran Batu” artinya batu yang berbentuk tangga, dan sekarang ini, menjadi nama salah satu dusun yang ada di Desa Batetangnga, Kec. Binuang, Kab. Polewali Mandar, Sulbar.

Salah satu tujuan pegelaran seni dan budaya tersebut merupakan bentuk kegiatan untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya-budaya lokal, ketingkat nasional.

Pelaksanaan Program nasional kegiatan empat (4) pilar MPR-RI tentang bagaimaan budaya lokal diangkat menjadi budaya nasional, menampilkan seni tradisional berasal dari beberapa etnis termasuk etnis Pattae’ yang menampilkan tarian To Eran Batu, Rebana khas etnis Pattae’, dan Seruling bambu.