5 Bulan Belum Terima Gaji, Perangkat Desa di Polman Menjerit Mengadu ke DPRD

Perangkat Desa
Perangkat Desa di ruang aspirasi DPRD Polman

Selama 5 bulan belum terima gaji, Perangkat Desa di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menjerit. Pasalnya seluruh perangkat desa saat ini belum menerima gaji honor.

Kondisi ini terbilang sangat miris di tengah keprihatinan kebutuhan hidup yang terus berjalan. Sementara Tugas dan pelayanan kepada masyarakat harus terus berjalan.

Kedatangan perangkat Desa dari 132 Desa mendatangi gedung DPRD Polman mengadu nasib lantaran gajinya 5 bulan belum terbayarkan.

Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Polman Taslim mengatakan selama 5 bulan terakhir ini semua gaji perangkat Desa tak terbayarkan sementara pelayanan di Desa terus berjalan.

“Tuntutan kami kesini terkait keterlambatan pencairan Siltap yang sudah menyebrang dari triwulan belum terbayarkan,” Ungkap Taslim, Senin (27/11/2023).

Mereka juga menegaskan agar anggaran kegiatan desa dengan gaji aparat itu dipisahkan.

Selama 5 bulan terakhir, ia bersama perangkat desa lainnya mengaku mencari penghasilan sampingan untuk menutupi kebutuhan sehari-harinya.

“Kami cari pekerjaan sampingan untuk menutupi kehidupan kami istri dan anak kami, sampai-sampai ada yang berhutang, belum lagi yang mengambil kredit di bank harus membayar setiap bulannya. Sehingga memang miris kalau belum dibayarkan untuk itu kami datang ke dewan memperjuangkan ini,” Ujar Taslim.

Sementara itu, Badan Keuangan Kabupaten Polman Mukim menjelaskan memang ada proses yang harus dilalui dan mendorong Desa dalam mempercepat PBB.

Mukim menuturkan akan membayar semua gaji aparat desa bulan depan di minggu pertama.

Hal sama juga diungkapkan Sekda Polman Andi Bebas Manggazali mengatakan bayarkan gaji aparat Desa sebelum keringat mereka kering, meskipun agak lambat tapi pihak Keuangan Polman akan membayar bulan depan pada minggu pertama.[*]