Ada Aktivitas Penebangan Pohon, Lampu Jalan Trans Sulawesi, Padam

Lampu Jalan
sejumlah Lampu penerangan Jalan jalur trans sulawesi di Polewali Mandar padam

Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) jalur Trans Sulawesi Barat di Kabupaten Polewali Mandar, padam. Terdapat beberapa tiang lampu, tumbang akibat adanya aktivitas penebangan pohon guna pelebaran jalan.

Pemadaman lampu jalan, bukan tak disengaja dipadamkan, Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Polewali Mandar A. Rajab, menjelaskan, lampu jalan tersebut sengaja dipadamkan untuk menghindari korsleting listrik yang dapat membahayakan masyarakat Polman.

“Kami sengaja matikan karena kalau kami nyalakan dan terjadi sesuatu apapun Jelas kami yang disalahkan sebagai pihak Pemerintahan,” jelas A. Rajab di ruangannya Kantor Bupati Polman, Rabu (5/1/2021).

Lanjut, ia mengaku sudah tiga kali melakukan pertemuan dengan pihak Jasa Marga bersama BPK dan Humas PT. Bumi Karsa untuk membicarakan masalah tersebut.

Dipertemuan pertama pihak perusahaan mengaku akan memperbaiki kembali setelah 3 bulan kemudian. Namun, setelah waktunya tiba pihaknya belum ada respon, dengan alasan Direktur Perusahaan sementara sibuk.

Sampai sekarang, Rajab, mengaku kesal lantaran tiang lampu jalan di trans Sulawesi belum juga mengganti rugi tiang lampu jalan yang rusak akibat penebangan pohon.

Baru pada pertemuan ketiga yang dihadiri Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Sulawesi Barat dan PT. Bumi Karsa, Pihak PLN dan PUPR Polman, Asisten III dan Steak Holder lainnya.

Namun, pihak PT. Bumi Karsa menyampaikan hanya bisa membantu perpindahan tiang saja.

Sementara, anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan lampu jalan memekan biaya sebesar 2,5 Milyar. Mulai dari wilayah Lapangan Pancasila sampai batas Kota. Sedangkan selama ini Pemda Polman membayar listrik sebanyak 7,5 Milyar pertahun.

“Dana anggaran yang kita butuhkan 2,5 Milyar dari lapangan Pancasila sampai batas kota, karena kita butuhkan 25 rol kabel dan biaya ongkos penggalian,” tutur A. Rajab.

Terpisah, Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Wiayah 1 Provinsi Sulawesi Barat Mahmud Assegaf ditemui dikantornya menerangkan, setelah pertemuan dengan Pemkab Polman, PLN dan Pelaksana Kegiatan (Pt. Bumi Karsa) disepakati bahwa PT. Bumi Karsa akan memindahkan tiang yang ada, hanya saja belum dikerjakan karena menunggu pekerjaan bahu jalan selesai dulu.

Mahmud menuturkan, pihak balai hanya menfasilitasi pertemuan antara Pemkab PolMan dan Pihak Pelaksana Kegiatan. Disepakati PT. Bumi Karsa yang akan memindahkan tiang lampu. Namun, masih menunggu selesainya pemadatan bahu jalan. Ditanya tentang jumlah tiang yang akan dipindahkan, Mahmud mengungkapkan, kurang lebih ada 100 tiang.[*]