Air PDAM Wai Tipalayo Tak Mengalir, Pelanggan Mengeluh Tetap Bayar Tagihan

Air PDAM Tidak Mengalir
Gambar Ilustrasi: Air PDAM Tidak Mengalir

Air dari Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Wai Tipalayo Kabupaten Polewali Mandar (Polman), tak mengalir. Hal itu pun di keluhkan pelanggan lantaran tetap membayar tagihan meski air PDAM tak mengalir.

Keluhan tersebut datang dari salah satu warga BTN Al Ikhlas Kelurahan Matakali. Ia mengatakan, sejak dua bulan terakhir air PDAM tidak mengalir. Namun demikian pembayaran terus berjalan.

meminimalisir tidak mengalirnya air PDAM warga pun terpaksa beralih ke sumur bor. Bahkan beberapa warga harus meminta air ke tetangganya.

“Sudah dua bulan air tidak mengalir. Bahkan untuk mandi saja terpaksa menumpang ke tetangga yang punya sumur bor,” tutur warga yang namanya tak di sebutkan.

Seharusnya di usia Polman yang ke 63 tahun ini pelayanan PDAM sebagai anak perusahaan daerah bisa lebih baik. Apalagi Direkturnya juga baru tetapi sebaliknya air justru tidak mengalir.

Hal serupa juga di sampaikan salah satu warga Kelurahan Manding. Budi mengaku sering begadang sampai jam 2 sampai subuh untuk menunggu air mengalir.

Tak hanya itu, program air gratis yang di turunkan PDAM Wai Tipalayo menurut Budi itu tidak merata padahal dirinya terus melakukan pembayaran.

Terpisah, Direktur PDAM Wai Tipalayo, Muhammad Fadli menjelaskan distribusi Air PDAM mengalami gangguan atau kerusakan beberapa bulan terakhir ini.

Dimana kerusakan itu imbas cuaca yang ekstrem. Banjir menjadi penyebab utama kerusakan penyaluran air bersih. Akibatnya, dua zona daerah mengalami kekurangan air bersih yakni Kecamatan Tinambung dan Matakali.

“Terjadi kerusakan pada mesin kipasnya pompa, di mana mesin ini diproduksinya di luar Indonesia. Jadi harus pesan dari Jerman,”Kata Direktur PDAM Wai Tipalayo saat di temui di Kantor DPRD Polman, Jumat (30/12/2022).

Lanjut, untuk biaya perbaikannya sendiri, Kata Fadli itu sekitar Rp. 60 juta untuk pembangunan intake di Matakali. Sementara itu untuk biaya perbaikan semua titik kerusakan yang ada di Wilayah Polman itu butuh anggaran puluhan milyar.[*]