Akibat Gagal Panen, Petani Merica Asal Kunyi Memilih Bertani Buah Naga

Lahan Buah naga milik Mardawiah setalah tanaman merica miliknya di babat habis akibat gagal panen
Lahan Buah naga milik Mardawiah setalah tanaman merica miliknya di babat habis akibat gagal panen

Buah naga menjadi tanaman pengganti tanaman merica akibat gagal panen disebabkan hama yang mematikan, di salah satu kebun warga di Desa Kunyi Kecamatan Anreapi Polewali Mandar.

Mardawiah dan keluarga menanam merica sejak 2019 untuk membantu perekonomian. Tapi saat ini ibu Mardawiah tidak bisa lagi bertahan dengan tanaman merica karena gagal tanam.

Tanaman merica tidak tumbuh optimal karena serangan hama yang mengakibatkan kematian pada tanaman merica yang ia tanam. Musim panen pertama ibu Mardawiah bisa menjual 80 ribu per kilo merica.

Pada musim panen kedua tanaman merica, dampak akibat gagal panen. Membuahkan hasil pengurangan produktifitas karena terserang hama dan mati. Akibatnya petani beralih tanaman buah naga.

Ibu Mardawiah menambahkan “Seandainya tidak mati ini mericaku, bisa saya panen 2 pikul dalam 2 minggu” ungkap ibu Mardawiah, Minggu 22 November 2020.

Karena lahan yang sebelumnya ditanami merica terbengkalai, akhirnya ibu Mardawiah memanfaatkan buah naga untuk mengisi lahan kosong bekas tanaman merica.

“Sebenarnya buah naga ini hanya sekedar ditanam karena lahan yang sebelumnya ditanami merica terbengkalai” Ujar Dedy saat di temui di kebunnya.

Buah naga yang ditanam hanya beberapa pohon. Petani menyadari potensi tanaman buah naga setelah beberapa pohon sudah berbuah.

“Saat ini jumlah buah naga yang ditanam sudah 600 pohon. 100 pohon sudah berbuah dan tinggal menunggu panen” Tutupnya dengan penuh harap.

Dilansir dari klikdokter.com, Buah Naga sendiri, selain enak dan unik juga memiliki beragam manfaat buah, diantaranya vitamin C, zat besi, menjaga kesehatan jantung.

Penulis: Chimbol*