Aksi Penolakan UU Cipta Kerja di Polman, Berlangsung Hingga Kini

Aksi Penolakan UU Cipta Kerja
Aksi Penolakan UU Cipta Kerja di Polewali Mandar

Aksi Penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law di Polewali Mandar, Sulawesi Barat terus digalakkan para mahasiswa di Gedung DPRD Kabupaten Polman, hingga saat ini, Rabu 14/10/2020.  

Mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Polman, para pengunjuk rasa sebelum melakukan long march ke gedung DPRD Polman, sebelumnya melakukan mobilisasi massa di Kampus Unasman dan IAI DDI Polman.

Setelah mengajak mahasiswa lain untuk ikut melakukan aksi Penolakan UU Cipta Kerja. Mereka kemudian bergerak ke Kantor Daerah (Bupati) guna menyampaikan aspirasinya.

Mereka juga sempat membakar ban bekas di depan pintu masuk kantor Bupati Polewali Mandar dan meminta Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dan Pemda Kabupaten Polman, menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja.

“Kami menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Polman untuk segera melakukan kajian terhadap Omnibus Law. Dan kemudian segera menyikapi, dengan menyatakan sikap penolakan terhadap UU Cipta kerja dan Omnibus Law,” Teriaknya Ridwan.

Kabag Humas Pemda Polman Aco Musaddad, menemui massa aksi. Mengaku mengapresiasi aksi mahasiswa menolak UU Cipta Kerja. Ia mengatakan, Jika Omnibus Law tidak mendukung Rakyat, tentu Pemerintah Daerah wajib untuk menolaknya.

Namun sebelumnya, draf UU Cipta Kerja, Aco menuturkan akan mengajak berbagai pihak untuk melakukan pengkajian pasal per pasal dari peraturan sejagat tersebut.

“Tadi pagi saya membaca berita bahwa DPR akan memberikan draf Omnibus Law kepada pemerintah sebanyak 800 halaman. Dimana, isi dari UU Omnibus Law itu sekitar 400 halaman dan penjelasannya sekitar 350-an halaman. Untuk itu, pada kesempatan ini, saya mengajak kepada kita semua untuk mengkaji pasal per pasal,” ungkapnya.

“Tentu juga kami akan komunikasikan dengan Pemerintah pusat yang dimana kita mempunyai perwakilan Daerah, perwakilan Daerah yang berada di pusat. Agar, suara kita dapat diterima dengan baik,” lanjutnya.

Aksi Penolakan UU Cipta Kerja di DPRD Polman

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Polman Aksi di Depan Kantor DPRD Polman

Tak berselang lama, Massa Aliansi Mahasiswa yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa seperti, HMPS Matematika, HMJ PPKn, HMTI, HMI dan Rumah Realis. Kemudian ke Kantor DPRD Polman untuk melanjutkan aksinya.  

Setelah pengunjuk rasa tiba di depan gedung DPRD Kabupaten Polman Jln. Andi Depu Kelurahan Takatidung Polewali pada Pukul 13.33 Wita. Mereka lalu membacakan tuntutan aksinya yang berisi penolakan dan pencabutan UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR RI pada 5 Oktober kemarin.

Sekwan DPRD Polman Abdul Jalal menemui massa Aksi dan menyampaikan, para anggota Dewan sedang tidak berada di Gedung DPRD.

Selan itu, ia juga mempersilahkan para mahasiswa untuk memasuki ruang rapat Paripurna DPRD Polman. Dengan catatan tidak mencoret-coret dinding ruang rapat DPRD.

Hingga Pukul 15.03 Wita, massa aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Polman masih bertahan di gedung DPRD Polman. Terlihat 30an Personil Kepolisian sedang menjaga jalannya unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja.[*]