Alumni HMI Bertemu Direktur RSUD Polewali, HMI Polman Angkat Bicara

HMI cabang Polman angkat bicara
HMI cabang Polman angkat bicara

PaTTaE.com — Polman | Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polman Heri Dahnur Syam, angkat bicara mengenai pemberitaan beberapa hari belakangan ini di media menyangkut pertemuan antara pihak RSUD Polewali Mandar dr Emy dan Alumni HMI di Warkop NR kemarin lusa, Jum’at(3/7/2020).

Seperti yang diberitakan beberapa media, alumni HMI dan Plt. Direktur RSUD Polewali Mandar yakni dr. Emy diketahui  merupakan alumni HMI Komisariat Kedokteran Unhas melakukan Pertemuan di Warkop NR kemarin lusa, Jumat (3/7/2020). Dalam pertemuan itu, Direktur RSUD Polman itu menceritakan secara tuntas kronologis kematian bayi kepada para alumni HMI.

Baca juga: (Mahasiswa Tuntut Plt RSUD Polman di Copot, AIM: Butuh Pertimbangan)

Mendengar kabar tersebut, Sebagai Ketua Umum HMI Cabang Polman ia pun angkat bicara. Membantah dan kecewa terhadap alumni HMI Komisariat Kedokteran Unhas yang mengatas namakan dirinya sebagai kader HMI.

“Kami akui loh kalau dokter Emy ini alumni dari HMI kedokteran. Tetapi, untuk persoalan kemanusiaan siapa pun senior kami, kalau memang salah yah, harus dikritik”. tutur Ketum HMI Polman via Telphone, Minggu (5/7/2020).

“Intinya kecewalah sama alumni yang ketemu” lanjutnya dengan nada kecewa.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa HMI dan alumni itu berbeda lembaganya. “HMI bukan milik alumni dan jangan pernah alumni HMI membunuh gerakan HMI”. Ucap Heri Dahnur Syam dengan tegas saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (5/7/2020).

Menurut Heri adanya pertemuan itu setelah aksi dilakukan otomatis banyak pertanyaan yang muncul terutama adek-adek dari HMI.

Baca juga: (Aliansi Mahasiswa se Polman, Aksi Bakar Ban Depan Kantor Bupati)

“Banyak pertanyaan ada apa? Setelah terjadi aksi ini baru ada pertemuan yang ngaku sebagai kader HMI, alumni HMI. Sebenarnya untuk melarang kan nda ada alasan kami juga untuk melarang karena mereka bukan kader kami tapi untuk bilang itu kan membuat gerakan adek-adek mati”. Jelasnya

Harapan Ketua umum HMI  Polman yang juga sebagai mahasiswa megister di STIE AMKOP Makassar jurusan Management menegaskan kepada alumni. Dengan adanya kejadian seperti ini, ia meminta agar para alumni, jangan mematikan gerakan adek-adek.[*]