Maraknya Pelanggar & Kecelakaan Lalulintas, Tilang Manual Kembali Dilaksanakan Mulai 26 Januari

Tilang Manual
Pemberlakuan Tilang Manual

Menekan angka kecelakaan lalulintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar (Polman), kembali menggelar tilang manual bagi pengendara.

Kasatlantas Polres Polman, Iptu Setiyaji Rahmansyah, mengatakan, penindakan tilang manual untuk meningkatkan keselamatan. Karena angka kecelakaan di Polman mengalami peningkatan di akhir tahun lalu.

“Karena kecelakaan lalu lintas itu berawal dari pelanggaran lalu lintas. Maka kita istilahnya menertibkan kembali masyarakat intinya untuk keselamatan masyarakat juga,” Ungkap Iptu Setiyaji, saat di temui awak media di Lobi Kantor Polres Polman, Kamis (26/01/2023).

Untuk itu, Tilang manual kembali berlaku untuk seterusnya menerapkan pola hunting system atau upaya petugas menindak langsung terhadap pengguna jalan yang kasat mata melanggar.

“Pola penindakan hunting system ini bersifat insidentil, petugas tidak menetap di satu tempat, namun patroli keliling,” terangnya.

Ada enam jenis pelanggaran bagi pengendara yang akan di tindak jika melintas di wilayah hukum Polres Polman.

Berikut enam pelanggaran yang akan di tindak dengan tilang manual bagi para pengendara :

  1. Pengendara tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM).
  2. Knalpot Brong.
  3. Kendaraan Over Dimension atau Over Loading (ODOL).
  4. Pengendara di bawah umur.
  5. Tidak memiliki helm Standar Nasional Indonesia (SNI).
  6. TNKB tidak sesuai

Polisi akan patroli setiap hari, mulai dari perbatasan Polman-Pinrang, dan Majene-Tinambung.

Terakhir, ia menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat Polman untuk tertib berkendaraan dan mengutamakan keselamatan.

“Kami menghimbau para pengendara tetap mengutamakan keselamatan saat berada di jalan,” tuturnya.[*]