Antusias Warga Desa Batetangnga Ikuti Vaksin Covid-19

Warga Desa Batetangnga
Warga Desa Batetangnga nampak antrian mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksin covid-19

Ratusan warga Desa Batetangnga nampak antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar pemerintah Desa. Bekerja sama dengan pihak Puskesmas Binuang di Aula Serba Guna Kantor Desa Batetangnga, Sabtu 19/6/2021.

Mennsukseskan program Nasional dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona, sebanyak 400 warga Desa Batetangnga mendaftarkan diri mengikuti kegiatan Vaksinasi tahap pertama.

Hal tersebut, diungkap pihak pemerintah Desa Batetangnga bagian perencanaan Suardi, saat ditemui disela-sela kegiatan vaksinasi.  

“Data jumlah krang yang di vaksin sebanyak 400 orang di Desa Batetangnga. tentunya kegiatan vaksinasi ini bagian dari pencegahan dini, dan ikut mensukseskan kegiatan dari nasional terkait vaksinasi” ungkapnya.

Lebih lanjut Suardi menanggapi terbatasnya stok vaksin yang disediakan pihak Puskesmas Binuang. Sementara itu, antusias warga untuk di vaksin, sangat tinggi.     

“Sayangnya, stok jumlah dari puskesmas  di batasi, untuk hari ini yaa!! Dibanding dengan antusias masyarakat yang membludak. Hal ini mengakibatkan banyak masyarakat yang tidak mendapatkan nomor antrian,” lanjutnya

Menanggapi hal itu, tim vaksinator Puskesmas Binuang mengaku tak kehabisan stok. Hanya saja ada sistem mengatur proses pendaftaran, termasuk persoalan jaringan internet. Sehingga, untuk memaksimalkan kegiatan vaksinasi butuh pembatasan.    

“Kami sebagai petugas sebenarnya kami mampu se-berapa pun banyaknya, cuman ada sistim. Sistim yang mengatur dan alurnya itu kita menggunakan jaringan internet. Nah, kendalanya juga kadang internetnya terhalang dan faktor faktor lain yang membuat kami juga harus mengikuti prosedur,” jelas Hasan, salah satu petugas vaksinator Puskesmas Binuang

Adapun syarat dan ketentuan mengikuti vaksinasi Covid-19, Hasan menjelaskan baik Perempuan maupun Pria berumur 18 tahun ke atas. Khusus untuk warga yang sudah memasuki umur lansia, harus memiliki tekanan dara maksimal 180.

Syarat dan ketentuan lain, lanjut Hasan, yakni warga yang baru mendapatkan vaksin Tetanus, Rabies, belum diperkenankan mengikuti vaksin Covid-19. Selain itu, bagi warga yang mengkonsumsi obat Anti Steroid dan memiliki riwayat penyakit jantung disarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis.  

“Ehhh, syarat-syarat untuk vaksin itu. Baik laki laki maupun perempuan, umur 18 tahun ke atas. Nah, adapun tekanan darah bagi lansia 180 kebawah boleh di vaksin dan ketika juga sudah di vaksin tetanus, rabies, tidak boleh di vaksin nanti setelah 1 bulan baru boleh,” terangnya

Proses vaksinasi di Aula serba guna kantor Desa Batetangnga berlangsung mulai pagi hingga sore hari, Sabtu (19/6).