Baliho Memuat Edaran Bupati Terkait Penutupan TPA Paku, Dicopot Satpol PP

Baliho Surat Edaran Bupati
Foto Saat Satpol PP menertibkan Baliho yang memuat Surat Edaran Bupati

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mencopot Baliho yang memuat surat edaran Bupati tentang penutupan TPA Paku, Rabu (8/12/2021).

Pelaksana Tugas Kasatpol PP Kabupaten Polman, Arifin Halim, menyampaikan, penertiban Baliho berukuran 2 x 3 meter itu, dilakukan karena tidak memiliki izin. Selain itu, juga dianggap melanggar Peraturan Nomor 01 Tahun 2010 terkait Ketertiban Umum.

“Pertama mereka tidak ijin kemudian melanggar peraturan nomor 1 tahun 2010 ketertiban umum,” jelas Arifin, via Telpon.

Lanjut Arifin menjelaskan, surat edaran Bupati Polman yang di cetak dalam bentuk Baliho itu, menurutnya, tidak pantas dipasang. Dimana, lokasi tersebut menjadi gerbang pertama Kabupaten Polman, yang mungkin saja, akan mengundang komplain.

Pemasangan Baliho tersebut, merupakan bentuk kekecewaan warga atas dianulirnya pernyataan Bupati Polman yang menyatakan akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di desa Paku pada Desember 2021.

Penertiban baliho yang dilakukan Satpol PP pun menuai protes. Warga Desa Paku, menganggap Satpol PP semena-mena mencopot tanpa memberikan penjelasan ke masyarakat.

Ketua Aliansi Pemuda Pelajar Mahasiswa Polman Abdul Rahman, mempertanyakan tindakan Satpol PP yang semena-mena membongkar baliho tersebut. Padahal, kata Rahman, Baliho tersebut hanya sebatas mengingatkan Pemerintah Kabupaten atas surat keputusan yang pernah dikeluarkan.

“Ada apa dengan spanduk surat tersebut. Kenapa mesti di bongkar?,” ungkapnya saat dihubungi Via WhatsApp.

Lanjut Rahman menjelaskan, “Kalau pun itu menyalahi aturan, bicarakanlah dengan baik dengan alasan yang baik. Kami hanya sekedar menegaskan tanggung jawab pemerintah atas keputusan yang di berikan ke kami melalui surat itu,” tuturnya.

Penertiban dan pencopotan Baliho yang dilakukan Satpol PP sebelumnya, Arifin, selaku Kasatpol PP, mengaku telah melapor ke Camat Binuang dan Kepala Desa serta Sekdes Paku.[*]