Belum Reakreditasi, Rumah Sakit di Polman Dipantau Kemenkes

reakreditasi
Perwakilan Kemenkes dr Sunarto melakukan kunjungan ke RSUD Polman Untuk persiapan reakreditasi

Belum Reakreditasi, Kementerian Kesehatan RI melakukan pemantauan mutu rumah sakit umum daerah (RSUD) dan rumah sakit pratama Polewali Mandar, Jumat 16/10/2020 kemarin.  

Kemenkes yang di wakili dr Sunarto di dampingi dr Emhy Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan dan Plt. RSUD Polman dr Anita berkeliling di area rumah sakit guna memantau fasilitas yang ada.

“RSUD Polewali Mandar seharusnya sudah reakreditasi tahun ini tapi karena dimasa pandemi ini. Kegiatan tersebut ditunda dan digeser ke tahun depan,” ungkap dr Emhy Selaku Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar.

Menurut dr Emhy, untuk Re-akreditasi RSUD Polman sendiri. Akan dilakukan pada tahun 2021 nanti, dengan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) ke Rumah Sakit di Polewali Mandar benayak dua kali pada bulan Februari dan Agustus.

Mantan Plt RSUD Polman tersebut juga berharap, pandemi tahun depan, segera berakhir, agar proses reakreditas RSUD dapat berjalan dengan baik dan kembali mendapatkan hasil yang paripurna.  

dr. Emhy mengatakan setelah jalan-jalan mengelilingi Rumah Sakit cukup banyak masukan dari Kemenkes untuk pelayanan kedepannya. Bagaimana melakukan screanning didepan, dan di UGD. Hal ini dilakukan supaya masyarakat yang masuk dirumah sakit dapat mematuhi protokol kesehatan pada saat berobat.

Manksud kunjungan dr Sunarto selaku perwakilan dari Kemenkes menjelaskan, kedatangannya di RSUD Polman tidak untuk mengganti Akreditasi atau pun melakukan Akreditasi. Namun lebih kepada bagaimana mengajak Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit agar bisa kolaborasi dalam meningkatkan Mutu Pelayanan kesehatan di Polman.

“Kementerian Kesehatan melalui direktorat Mutu telah menyusun satu instrumen Monev. Instrumen pemantauan mutu  dan evaluasi selama nanti memasuki masa adaptasi kebiasaan baru,” tutur dr Sunarto.

Pihak Kemenkes juga akan menugaskan Dinkes Polman untuk melakukan pemantauan yang tidak hanya fokus pada Puskesmas tetapi, juga pada Rumah Sakit khususnya pelayanan kesehatan yang memadai.[*]