BNNK Polman Gagalkan 2 Orang Pengedar Shabu Masuk di Polewali Mandar

BNNK Polman
BNNK Polman berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis shabu sebanyak 350 gram masuk di Polewali Mandar dan mengamankan dua orang tersangka.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar berhasil menangkap dua orang pengedar shabu sebanyak 350 gram di Polewali Mandar.

Kedua pelaku di tangkap sekitar pukul 15:00 Wita, jalan poros Polman-Pinrang. Jembatan timbang Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Kamis (15/4).

BNNK Polman berhasil menahan 2 orang tersangka. inisial SN dan SBD dengan barang bukti 7 Balt Narkotika berjenis Shabu, 2 buah Hp, 1 termos air berwarna biru dan 1 Unit Mobil Avanza Putih.

Kepala BNNP Sulawesi Barat, Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto menjelaskan. Tim BNNK Polman bersama Personil Sat Lantas Polres Polman melakukan Pemeriksaan terhadap Kendaraan mobil Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor plat DC 1493 CY.

Salah satu penumpang dari mobil tersebut. merupakan residivis dari rutan kelas III Mamasa dan masih menjalani wajib lapor di Bapas Polman.

Dari hasil penggeledahan mobil tersebut ditemukan barang bukti jenis shabu sebanyak 2 Balt dibawah jok tempat duduk penumpang. Saat dilakukan penggeledahan secara mendalam tim berhasil menemukan 5 balt shabu yang disembunyikan didalam termos air warna biru.

Tim BNNK Polman bersama Personil Sat Lantas Polres Polman saat melakukan penggeledahan pada kendaraan mobil Toyota Avanza berwarna putih dan menumukan barang bukti jenis shabu dibawah jok tempat duduk.

Selangjutnya, saat dua orang tersangka diamankan ke BNNK Polman. Salah satu tersangka berinisial SN mencoba mengelabui petugas dan mencoba untuk melarikan diri. Saat itu juga petugas pemberantasan BNNK Polman memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 (tiga) kali.

Namun tersangka SN menghiraukan peringatan tersebut, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur kepada tersangka SN dengan cara melumpuhkan pelaku.

Diakhir jumpa pers, Sumirat Dwiyanto menerangkan barang haram tersebut. berasal dari Malaysia dan akan diedar di Polewali Mandar, Mamasa dan Mamuju.

Dua orang pelaku tersebut terancam dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara.[*]