Bupati Polman Sampaikan Nota Keuangan Raperda APBD Tahun 2021

Bupati Polman Sampaikan Nota Keuangan Kabupaten Polman di Rapat Paripurna DPRD Polman, Senin (30/11)
Bupati Polman Sampaikan Nota Keuangan Kabupaten Polman di Rapat Paripurna DPRD Polman, Senin (30/11)

Bupati Polewali Mandar memaparkan Pengantar Nota Keuangan Raperda Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar tentang APBD Tahun Anggaran 2021 di hadapan anggota DPRD Polman.

Pidato Nota Keuangan Raperda tersebut disampaikan langsung pada Rapat Paripurna DPRD Polewali Mandar yang dilaksanakan di ruang Aspirasi DPRD Polman Jl Andi Depu Takatidung kecamatan Polewali, Senin 30/11/2020.

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar menyampaikan, prioritas pembangunan Kabupaten Polewali Mandar tahun 2021 sesuai dengan RPMJD Polewali Mandar 2019-2024.

Yaitu percepatan pengurangan kemiskinan, Peningkatan kualitas pembangunan manusia, penguatan ketahanan ekonomi, pengembangan infrastruktur wilayah dan permukiman. Serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan peningkatan kualitas reformasi birokrasi.

Dengan melihat kondisi tersebut, Pemkab Polman pada RAPBD tahun 2021. Mengambil tema pembangunan “Mempercepat Pemulihan Ekonomi dan Sosial yang Didukung oleh Penguatan SDM, Daya Saing Usaha dan Infrastruktur“.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Polewali Mandar yang mengalami dampak akibat pandemi Covid-19. AIM menyampaikan, penanganan Covid-19 menjadi salah satu fokus utama Pemkab Polman. Karena itu, dibutuhkan strategi dan kebijakan dari seluruh sektor pembangunan.

“….Dalam rancangan APBD tahun anggaran 2021, menjadi salah satu perhatian utama antara TAPD dan Banggar DPRD, utamanya untuk 3 kegiatan utama, yaitu penanganan kesehatan, penanganan ekonomi dan penyediaan jaring pengaman sosial,” kata AIM. “Tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi pandemi Covid-19, dan kemampuan keuangan daerah,”lanjutnya dalam rilis yang diterima pattae.com, Senin (30/11).

Nota Keuangan Raperda APBD Tahun 2021

Penyerahan Nota Keuangan RAPBD Tahun 2021 Polewali Mandar ke DPRD Polman

Pada Rapat Paripurna DPRD Polman, AIM juga menyampaikan, rancangan KUA-PPAS yang telah dibahas pihak TAPD dan Banggar DPRD Polman mulai 24 Agustus hingga 8 Oktober 2020 lalu, dengan Rancangan APBD tahun 2021 sebesar Rp 1.686.979.184.657.3 Trilyun.

Lebih lanjut Bupati Polman menyampaikan, Kementerian Keuangan RI telah mengeluarkan informasi besaran Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) pada  29 September 2020.

Dari transfer Kemenku RI tersebut, memuat beberapa alokasi dana, yaitu besaran DBH (Dana Bagi Hasil) sebesar Rp 8.984.197.000 Milyar. Jumlah DAU (Dana Alokasi Umum) Rp 686.108.375.000 Milyar. Jumlah DAK (dana alokasi khusus) Fisik dan Non Fisik dengan akumulasi sebesar Rp 299.007.480.000 Milyar. Jumlah DID (Dana Insentif Daerah) sebesar Rp 32.388.000.980 Milyar.

Proyeksi PAD (Pendapatan Asli Daerah) di tahun 2021 sebesar Rp 202.290.313.710 Milyar. Sedangkan proyeksi besaran dana transfer bagi hasil dari pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebesar Rp 33.273.528.883 Milyar. Proyeksi lain-lain dari pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 56.221.800.00 Milyar.

Secara keseluruhan, maka proyeksi APBD Kabupaten Polewali Mandar tahun 2021 sebesar Rp 1.479.345.854.954 Trilyun. Data tersebut akan menjadi bahan pembahasan dalam rancangan APBD tahun anggaran 2021.

Setelah menyampaikan RAPBD Kabupaten Polewali Mandar tahun 2021, Bupati Polman kemudian menyerahkan dokumen tersebut kepada DPRD untuk pembahasan selanjutnya.

Dari angka proyeksi APBD tahun anggaran 2021 tersebut akan di proses menggunakan aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah) kementerian dalam Negeri sesuai Permendagri Nomor 70 tahun 2020 tentang sistem informasi pemerintah daerah.