Dari Pantauan Bupati Polman, Terdapat 2 ribu Warga Majene Mengungsi di Polman

2 ribu warga
Bupati Polman saat memantau pengungsi gempa bumi di majene.

Kurang lebih 2 ribu warga korban gempa bumi di kabupaten Majene, mengamankan diri hingga ke kabupaten Polewali Mandar. Mereka saat ini mengungsi di daerah Tutar dan desa Suruang Polewali Mandar.

Hal tersebut diungkap Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar setelah melakukan pemantauan di area pengungsian. Kata Bupati, saat ini para pengungsi membutuhkan pasokan air bersih dan peralatan tidur.  

2 ribu Warga Majene yang mengungsi di daerah Polewali Mandar berasal dari daerah Ulumanda, dan Malunda. Ketiganya merupakan daerah yang paling mengalami dampak gempa berkekuatan 6,2 skala richter pada Jumat (15/1) dini hari kemarin di Majene.

“Yang perlu dibenahi ini yang langsung kena dampaknya seperti di Malunda. Karena di Malunda saat ini terjadi penjarahan di sepanjang jalan,” kata Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, Sabtu (16/1)

“Karena semua bantuan lewat ini (daerah Malunda), sedangkan mereka juga butuh makan,” lanjutnya

Sementara ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar tengah mempersiapkan posko penyaluran bantuan yang di pusatkan di Gedung Gadis Polewali Mandar. AIM (Andi Ibrahim Masdar) mengimbau bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan bisa melalui posko yang telah dibentuk.

“Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya bisa lewat posko yang disiapkan di Gedung Gadis. Supaya bantuannya satu kali pengangkutan. Sehingga tidak mengakibatkan macet,” Ungkap AIM, Sabtu (16/1/2021).

Selain itu, Kapolres Polman juga sudah ditugaskan melakukan Bantuan Kendali Operasi BKO mengingat Kapolres Majene saat ini sedang Sakit. Sementara itu terdapat juga 3 platon dari satuan Brimob sudah diturunkan untuk membantu warga Korban bencana gempa bumi.

“Tadi barusan saya telpon pak Kapolres sudah di Malunda. Aman sudah,” tutur Bupati Polman.

Untuk bantuan tenaga medis. Pemkab Polman sendiri, belum ada mengingat kondisi tim medis di Polman sedang kewalahan, disebabkan banyak terpapar Covid-19.

“Tapi kalau memang ada permintaan (Tenaga Medis). Kita akan mengirim tim medis kesehatan Polman,” katanya

Persiapan bantuan Pemkab Polman sendiri, saat ini tengah menggalang kerja sama dengan Karang Taruna dan Asosiasi Pedagang Indonesia yang ada di Singapura untuk menyediakan kebutuhan bagi warga korban bencana gempa bumi.