Demi Sekolah, Siswa Asal Pulau Tosalama Sebrangi Lautan

Pendidikan sangat penting untuk hidup kita. semua manusia berhak mendapatkan nya dan di harapkan mampu mengembangkan ilmu yang di peroleh. Demikian halnya yang di rasakan para siswa asal pulau Tosalama, demi sekolah, mereka harus sembrangi lautan.

Terlihat para siswa MTs Ma’arif Qasmiyah Tonyaman sedang menunggu taksi (Ojek Kapal) yang biasa mereka tumpangi menuju rumah mereka yang ada di seberang pulau Tosalama, Kelurahan Amassangan, Kec. Binuang, Polewali Mandar Minggu, (10/11/2019).

Meskipun jarak rumah ke sekolahnya harus sebrangi lautan, Bagi mereka itu sudah biasa dalam menempuh pendidikan sebagai seorang siswa MTS Ma’arif Qasmiyah Tonyaman.

Sementara untuk berangkat maupun pulang ke sekolah, siswa tersebut menggunakan taksi (Ojek Kapal) sebagai transportasinya.

Namun apabila cuaca tidak bersahabat dan ombak laut kencang, siswa tersebut menunggu sampai cuaca membaik. Dan terkadang cuaca yang buruk menghambat perjalanannya.

Nurul Atika (17) mengatakan, “Walaupun terlambat saat berangkat ke sekolah, pihak sekolah memaklumi kami karena anak yang tinggal di pulau Tosalama membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai di dermaga welang pelang”. Ucap salah seorang siswa yang berasal dari pulau Tosalama saat menunggu Taksi.

Harapnya, “Semoga harga sewa taksi tidak naik, kalau perlu di gratiskan. Karena bagi kami anak nelayan orang tua harus pergi menangkap ikan untuk kebutuhan sehari-hari apalagi biaya sekolah sulit didapatkan”. Tutur Nurul Atika siswa yang tinggal di pulau Tosalama saat ditemui media.

Terpisah, Nasir (50) salah satu masyarakat yang tinggal di dekat dermaga mengungkapkan,

”Kalau jam pulang sekolah banyak mi siswa dari pulau Salama tunggu tassi disini kalau lambat lagi datang penjemputnya biasa kupanggil ke rumah istirahat karena kasihan ki juga liat kalau panas sekalimi matahari nah dipinggir dermaga i mattunggu”. Ungkapnya .

Seperti yang disampaikan Nasir yang juga bekerja sebagai nelayan menyampaikan, “bahwa di pulau Tosalama juga terdapat sekolah namun lambat di dirikan sehingga banyak siswa yang sudah terlanjur sekolah di luar pulau Tosalama”. Ucapnya saat di teras rumah

Diketahui, ada 25 orang dari pulau salama yang menjadi siswa di MTs Ma’arif Qasimiyah.[Pattae.com]

Penulis: Emhi*

Editor: Andryanto bahar*

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close