Desa Kaleok Suguhi Kopi Gratis Kepada Para Pengujung Pameran Polewali Mandar

Barista Sedang meracik kopi Gratis Kaleok untuk di suguhkan kepada para pengunjung
Barista Sedang meracik kopi Gratis Kaleok untuk di suguhkan kepada para pengunjung

Pattae.com, POLMAN | Stand Kecamatan Binuang Tengah menyajikan kopi gratis jenis Arabika pada malam pemeran yang berlangsung di Sport Center, Jl Budi Utomo, Madatte, Polewali, Sulawesi Barat. Ajang promosi tersebut merupakan rangkaian acara peringatan HUT Polman ke-60 yang terlaksana hingga Senin (31/12/2019) malam hari.

Warga dan para penikmat kopi, berbondong-bondong menuju stand Kecamatan Binuang, tuk sekedar menikmati kopi gratis asal desa Kaleok yang tengah di racik Barista kedai Kopi Ta’eee.     

 “Tadi saya rasa ini kopinya tidak asing dan memang rasanya ada aroma dan ciri khas tersendirinya. Apalagi malam ini kopi ini gratis, jadi besok-besok masih mau, meskipun sudah dibayar.”Ungkap Aswari pengunjung dari Desa Bulo.

Aswari, yang berkunjung bersama temannya, merasa disambut baik di stand Kecamatan Binuang itu. “Kami dan teman-teman tadi sangat senang, sangat puas, dan sangat merasa di istimewa-kan datang di stand Binuang ini.” Tambahnya

Desa Kaleok yang saat ini di pimpin Herman, merupakan salah satu desa penghasil kopi jenis Arabika dan Robusta yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah Polewali Mandar.

Menyediakan kopi gratis menjadi strategi pemerintah desa untuk mempromosikan potensi alam yang ada di Kaleok khususnya kopi. Saat ini, kopi Kaleok tersebut di kelola sendiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam berbagai bentuk kemasan.   

(Baca: BUMDes Tomirandanan Buka Galery Coffee Kaleok di Kota Polewali)

Barista Kopi Kaleok foto bersama para pengunjung Stand Kecamatan Binuang pada malam pameran, Minggu 29/12/2019

“Prodak unggulan yang kami datangkan di stand Binuang adalah kopi kaleok, kenapa kami memilih ini, karena kopi Kaleok sudah mendunia”. Ungkap Rais  Sekretaris Desa Kaleok saat di temui pattae.com di Stand Kecamatan Binuang.

Berapa tahun lalu, lanjutnya telah menampilkan kopi Kaleok di pameran Apkasi Otonomi Expo tingkat Nasional di Tanggerang 2018 lalu. Pada waktu itu mereka juga meyediakan kopi gratis bagi para pengunjung.

(Baca: Kopi Kaleok, Potensi Unggulan Daerah Polewali Mandar)

“Kami dari pemerintah Kaleok berharap, bagaimna supaya kopi Kaleok ini bisa lebih maju lagi dan bisa dikelola dengan baik oleh pihak BUMDes supaya lebih berkembang. Karena kopi kaleok ini adalah profil atau icon dari desa kaleok itu sendiri.” Harapnya

Camat Binuang Andi Idrus, terlihat sedang diskusi santai sambil menikmati Kopi Kaleok di Stand Binuang

Camat Binuang yang terlihat sedang duduk santai menikmati kopi khas Kaleok bersama para pengunjung. Camat Binuang Andi Idrus mengatakan, tak hanya Kopi Kaleok yang mereka promosikan, potensi lain juga ikut di tampilkan.

 “Semua yang dipamerkan di stand kecamatan. Binuang Asli dari semua desa-desa yang ada dibinuang. Tapi, khusus kopi kaleok kami gratis kan bagi pengunjung yang mampir di stand binuang.” ungkap Andi Idrus

Produk yang ikut pada pamerkan itu, seperti Gula Semut asal desa Mirring, jahe saset asal desa mammi, sarung tenun khas Polewali Mandar dari desa Paku, dan Kecap, Golla Kambu, dan lain sebagainya.

Seperti diketahui, pihak pemerintah desa Kaleok, malam ini Senin (30/12) masih menyediakan kopi gratis sebayak ratusan gelas kopi Kaleok di stand Kecamatan Binuang.[pattae.com/Emi*]  

Motor Pintar: Menjadi Primadona Kalangan Siswa Sekolah Dasar di Desa Batetangga
Motor Pintar: Menjadi Primadona Kalangan Siswa Sekolah Dasar di Desa Batetangga