Dianggap Mampu Menangkal Virus Corona, Harga Jahe di Polman Naik

Jahe Merah Melawan virus corona
Jahe Merah Melawan virus corona

Polman | Mewabahnya Covid-19 atau virus Corona di Indonesia, masyarakat pun kian resah dan mencari pengobatan alternatif. Salah satunya dengan mengkonsumsi tanaman herbal, seperti Jahe sebagai solusi penangkal virus. Anggapan kebanyakan masyarakat, dengan mengkonsumsi Jahe sebagai obat herbal, dipercaya dapat menangkal penularan virus corona.

Hal tersebut memicu naiknya harga Jahe di pasar. Kenaikan itu terjadi di Pasar Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, beberapa minggu belakangan ini.

Menurut salah satu pedagang di Pasar Sentral Wonomulyo. Jahe, khusunya Jahe Merah, saat ini tergolong langkah di temukan dan harganya pun terbilang mahal. Jenis Jahe tersebut di Polewali Mandar memang sulit ditemukan sehingga nilai ekonomi-nya pun tinggi.

“Jahe sekarang mahal sekali , terutama itu jahe merah, sekarang sudah Rp 70.000 per kilo di pasar sentral Wonomulyo. Kalau jahe putih, masih dibawa sedikit harganya, kisaran 55.000 sampai 60.000 per kilo gram.” Ungkap Abd Halil salah satu pedangang pasar Wonomulyo saat ditemui, Rabu 18/03/2020.

Bukan hanya Jahe. Lanjut pedagang rempah-rempah tersebut mengatakan, harga Kencur pun juga melambung tinggi harganya.

Menurutnya, harga Kencur rata-rata naik tiga kali lipat dari harga sebelumnya yaitu 20.000/kg. Saat ini naik menjadi Rp 60.000 per kilonya. Puncak kenaikan harga Jahe dan Kencur tersebut, Abd Halim mengklaim sudah terjadi sejak sepekan lalu saat penyebaran virus corona ramai diberitakan.

Pasokan Jahe merah dan Kencur diketahui berasal dari daerah Tappalang, Kabupaten Mamuju.  Saat ini,  di Kabupaten Polewali Mandar, stok yang banyak dijual di pasar, hanya Jahe jenis Outinamun dari daerah Pontianak. Jahe jenis itu pun jumlahnya terbatas, kualitasnya pun tak sebaik jahe lokal (Jahe Merah).

Kenaikan permintaan jahe didorong karena banyak masyarakat yang mempercayai bahwa jahe dan kencur adalah salah satu penangkal virus Corona yang kini sedang melanda negara Indonesia.

Menangkal Virus Corona dengan Jahe Merah

Harga Jahe Merah naik disebabkan virus corona
Harga Jahe Merah naik disebabkan virus corona

Sebagai informasi, Jahe Merah yang di racik dengan beberapa bahan atau obat herbal lainnya untuk menjadi Jamu. Jadi, salah satu yang paling banyak dicari di tengah kekhawatiran virus corona beberapa hari belakangan adalah Jahe Merah.

Di samping itu, minuman tradisional kaya khasiat asal Indonesia ini. Memiliki banyak manfaat seperti, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap suatu penyakit (Imunitas). [Pattae.com/Nita]*.

Aksi Peduli Pemuda Anreapi untuk Sulawesi Tengah “Satu Canteng Satu KK”