Diharap Dapat Menambah PAD Polman, Dinas PUPR Sewakan Alat Berat ke Luwu Timur

Sewakan Alat Berat
Kendaraan Berat milik Pemkab Polman di Dinas PUPR Polman

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Polewali Mandar, sewakan alat berat Jenis Excavator Long Arm milik Pemkab Polman ke daerah Luwu Timur guna menambah pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Polewali Mandar. Penyewaan kendaraan tersebut telah berlangsung sejak Februari 2021 lalu.

Terkait hal itu, Kepala UPTD Peralatan dan Perbengkelan Dinas PUPR Kabupaten Polewali Mandar Mulyadi Sumardi, saat dikonfirmasi pada Rabu (7/7/2021) kemarin, membenarkan hal tersebut.

Dari pada hanya terparkir saja, kata Mulyadi, alat berat Dinas PUPR Polman tersebut pun, disewakan ke Luwu Timur untuk menambah PAD Pemkab Polewali Mandar (Polman) 2021.

“Kan kita disini perlu juga PAD toh.. dari pada nganggur! ada yang mau pake kita sewakan mi, nanti akhir tahun kita hitung mi berapa jam berapa pengangkutannya,” Ucapnya.

Meskipun demikian, penyewaan kendaraan berat Dinas PUPR untuk menambah PAD pada tahun 2020 tidak mencapai target. Menurut Mulyadi, hal itu disebabkan karena terhalangi Pandemi Covid-19 yang membuat kegiatan menggunakan alat berat berkurang.

“Selama Corona kan tidak ada kegiatan, anggaran diturunkan,” tuturnya.

Sementara untuk proses penyewaan ke Luwu Timur, lanjut Mulyadi menjelaskan dilakukan dengan melalui agen pengurus di Luwu Timur tanpa MoU (surat perjanjian) dengan Pemkab Polman. Sementara Untuk tarif penyewaannya sendiri, dikenakan biaya sebesar Rp. 250.000/jam dan dibayarkan setiap 200 jam.

Kendaraan berat jenis Long Arm Dinas PUPR terdapat 2 unit. Satu disewakan ke Luwu Timur dan satu lagi di gunakan di TPA Paku Kecamatan Binuang. Sedangkan kendaraan lainnya seperti Bulldozer, Grader dan beberapa lainnya disewakan ke kontraktor yang ada di Polman sesuai tarif yang berlaku di Perbup.

Adapun pendapatan PAD dari alat berat yang disewakan, nantinya akan dihitung setelah akhir tahun bersama alat berat lainnya di Dinas PUPR Polman. Adapun target  PAD dari hasil penyewaan alat berat, secara keseluruhan sebanyak 500 juta/ tahun.(*)