Diskusi Perubahan Nama RUSD Polewali Jadi RSUD H Andi Depu

RSUD H Andi Depu
FGD

Managemen RSUD Polewali gelar Focus Grup Discussion (FGD) dorong perubahan nama Rumah Sakit Umum Derah (RSUD) Polewali menjadi RSUD H Andi Depu dengan melibatkan steak holder yang ada di Kabupaten Polewali Mandar.

FGD perubahan nama RSUD Polewali menjadi RSUD H Andi Depu ini dibuka langsung Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dan dihadiri keluarga H. Andi Depu, Tokoh Kebudayaan, Tokoh Masyarakat, Asisten I Pemkab Polman Agusniah Hasan Sulur, Serta Dewan Pengawas RSUD Polman yang dilaksanakan diruang Pola Kantor Daerah Polman, Rabu (25/5)2022).

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar dalam sambutannya mengatakan, sebagai Pahlawan Nasional nama H. Andi Depu sangat terkenal dengan pribadi yang tegas dan pemberani.

Bupati dua periode itu mengaku sudah mengenal H. Andi Depu saat pria yang akrab disapa AIM itu berusia kanak-kanak sampai saat ini nama Andi Depu dikenal luas masyarakat yang melegenda sejak dulu.

“H. Andi Depu adalah sosok yang saya kenal sebagai pribadi yang tegas dan pemberani. Nama H. Andi Depu yang dikenal luas oleh seluruh masyarakat Mandar dimanapun berada dan nama Andi Depu memang melegenda sejak dahulu,” ujarnya AIM.

Kendati kemudian, Ia meminta perubahan nama RS ini diiringi dengan perbaikan sarana seperti tempat parkir dan pagar RS serta plang nama RS yang menggunakan media digital agar terlihat megah demikian juga dengan pelayanan yang terus meningkat dalam melayani masyarakat.

Peserta FGD

Sementara itu, Direktur RSUD Polewali dr. Anita menyampaikan, Perubahan nama ini sudah terencana di 2021 dan proses baru dilakukan diawal tahun 2022 ini dimana dasar pembaruan nama rumah sakit karena nama RSUD Polewali hanya berdasarkan wilayah dan seringkali masyarakat lebih mengenal RS Dara karena berada di Dara Kelurahan Darma.

“Izin operasional RSUD Polewali akan berakhir pada bulan Oktober tahun 2022 sehingga jika pergantian nama ini tidak diproses maka harus menunggu lima tahun kedepan,” jelas Dirut RSUD Polewali dr Anita saat memaparkan kondisi RSUD Polewali.

Lebih jauh, dr. Anita menyebutkan RSUD Polewali saat ini tertanggal 25 Mei sudah berusia 44 tahun yang awalnya hanya ada lima poli sekarang sudah berkembang terus berbenah dari tahun ke tahun sehingga saat ini terdapat 20 layanan Poli.[*]