DPRD Polman Menilai Pembaharuan Data Penduduk Disdukcapil Lamban

Pembaharuan Data Penduduk
RDP DPRD Polman bersama Dinas Dukcapil Polman membahas pembaharuan data penduduk Polman

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Polewali Mandar kembali mengundang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Polman, duduk bersama membahas perkembangan pembaharuan data penduduk yang dinilai belum ada perbaikan.

Rapat dengar pendapat DPRD Polman bersama Dinas Dukcapil merupakan kali kedua dilaksanakan. Pada RDP pertama, DPRD Polman meminta kepada Disdukcapil Polman untuk melakukan perbaikan data.

Namun, pada RDP kali ini, bukan perbaikan data yang dilaporkan Disdukcapil. Justru pembaharuan data yang disampaikan sama saja dengan RDP sebelumnya. Hal itu pun mendapat tanggapan dari pimpinan DPRD beserta anggota dewan lainnya yang hadir dalam RDP, Kamis (31/3/2022) kemarin.      

Anggota DPRD Polman menilai Dinas Dukcapil Polman lamban melakukan pembaharuan data warga Polman. Selain itu juga tidak siap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Anggota Komisi I DPRD Polman Jasman, saat RDP menegaskan, mestinya data yang disampaikan di RDP hari ini seharusnya berbeda dari RDP sebelumnya.

“Jangan sampai saya memberikan pertanyaan kepada pak Kadis Dukcapil lain di tanyakan lain yang di jawabkan!!,” katanya

“Yang kita inginkan adalah berapa penduduk baru yang sudah tercatat, Harusnya RDP hari ini sudah berbeda data dengan RDP sebelumnya. Tapi hari ini itu itu terus datanya ini sama halnya dengan kita tidak bekerja,” tegas Jasman diruang Aspirasi DPRD Polman, Kamis (31/3/2022).

Rapat Dengar Pendapat membahas pembaharuan data Penduduk Polman

Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi I Amir, mengatakan, pihak Disdukcapil Polman mengenai perkembangan data atau validasi data kependudukan. Dianggap tidak ada kemajuan dari hasil sebelumnya.

Lain hal yang disampaikan Ketua DPRD Polman Jupri Mahmud saat berbicara didepan Kadis Dukcapil. Jupri menilai, Kadis Dukcapil Polman tidak siap mengikuti RDP.

Menjawab anggota DPRD Polman, Kepala Disdukcapil Polman Nasir Adam, mengaku  belum bisa menyebutkan berapa jumlah penduduk Polman, lantaran masih mengacu pada data 6 bulanan.

Meski demikian, Nasir mengaku akan melakukan pengecekan, khususnya data penduduk baru di Puskesmas-Puskesmas Kecamatan.[*]