Era New Normal, PN Polman Tetap Gunakan E-Litigasi dalam Sidang Perkara

Ruang Pelayanan Pengadilan Negeri Polman
Ruang Pelayanan Pengadilan Negeri Polman

PaTTaE.com | Pengadilan Negeri Polewali Mandar (Polman) di era New Normal tetap melakukan tugas dan fungsinya sebagai Pengadilan yang menyelesaikan sengketa Perkara di Tingkat Pertama. Baik perkara pidana maupun perdata dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Polman, mengatakan, proses persidangan perkara tetap seperti biasa. Namun dibantu dengan aplikasi menggunakan sistem peradilan secara elektronik (e-litigasi) dalam persidangan selama Covid-19.

“Dalam prores persidangan kita tetap dibantu oleh aplikasi, karena situasi dan kondisi yang sedang dilanda pandemi Covid-19. Jadi tanpa mengurangi substansi persidangan, tetap dilaksanakan seperti biasanya,” tutur Ketua PN Polman, Ida Bagus Oka Saputra, Selasa 23/6/2020.

Persidangan secara e-litigasi dilaksanakan khusus perkara pidana. Dimana, terdakwa tetap berada di Lapas, sedangkan para saksi di hadirkan di ruang persidangan.

“Khusus perkara pidana kita melaksakan sistem persidangan secara online jadi terdakwahnya tetap berada di LP(Lapas) sedangkan saksi-saksi dihadirkan di persidangan. Sedangkan majelis hakim tetap di area persidangan. Jadi persidangan tetap berjalan seperti biasanya” jelasnya

Selain itu, untuk perkara perdata, Pihak Pengadilan Negeri Polman tetap mengadakan persidangan seperti biasanya. Namun, bila kuasa hukum dalam kasus perdata tidak bisa melalui e-litigasi, tetap dihadir di ruang persidangan

 “Penasehat hukum apabila didampingi atau pun ada perkara perdata yang penasehat hukumnya tidak melalui e-litigasi, terhadap perkara perdata, hadir dipersidangan. Namun perkara pidana terdakwa didampingi oleh penasehat hukum nya di LP ada juga kadang2 situasionalnya di kejaksaan juga hadir mendampingi”. Tuturnya

Dalam peninjaun kasus seperti perkara perdata, majelis hakim tetap harus turun langsung ke lokasi objek yang di perkarakan dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan dari pemerintah.

“Dalam perkara-perkara perdata yang ada objeknya, berupa benda tidak bergerak seperti tanah, majelis hakim tetap wajib mengecek lokasi objek yang di sengketakan. Tetap kita ke lokasi dengan tetap mempedomani protokol kesehatan dari pemerintah terkait penanganan covid-19”. pungkasnya

Dalam membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran Covid-19, ketua PN Polman, Ida Bagus Oka Saputra, menegur langsung para pengunjung yang datang tidak menggunakan masker.[/sulfa]*