DISPOP Polman Hibur Warga Bulo Dengan Menghadirkan Tamu Asing

Warga Bulo Menyambut Dispop Polman dan Delegasi Peserta PIFAF tiga Negara
Warga Bulo Menyambut Dispop Polman dan Delegasi Peserta PIFAF tiga Negara

Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata (Dispop) Polewali Mandar (Polman) menghadirkan tiga Negara untuk menghibur masyarakat Kecamatan Bulo, Jumat 2 Agustus 2019.

Polewali Mandar Internasional Folk and Art Pestival (PIFAF) 2019 dimanfaatkan DISPOP Polman hibur masyarakat Kecamatan Bulo dengan menghadirkan tamu asing. Delegasi setiap negara PIFAF sengaja di hadirkan ditengah-tengah masyarakat sebagai hiburan yang bisa dinikmati langsung.

Jauh hari telah diagendakan pada jadwal kegiatan PIFAF, sesuai yang diutarakan Plt Kepala Dinas Dispop Polewali Mandar Andi Masri Masdar.

“Kita mencoba untuk menghibur masyarakat dan memperkenalkan budaya mereka ke masyarakat dan juga budaya kita”.

“Jadi setiap tahunnya kita pilih siapa-siapa kecamatan yang akan kita kunjungi. Kalau tahun ini ada lima kecamatan,” kata Andi Masri usai Streer Dance di SMPN 6 Wonomulyo, Jumat (2/8/2019).

Ada tiga negara yang dihadirkan di Dusun Kanusuang, Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Polewali Mandar disambut antusias masyarakat Bulo. Delegasi negara peseta PIFAF  tersebut disambut antusias masyarakat Bulo.

Andi Masri menambahkan “Ia mengharapkan setelah delegasi negara selelesai tampil, masyarakat bisa mengetahui secara langsung bagaiaman budaya Korea, Ceko, dan India”.

“Walaupun sudah lihat di TV, namun secara langsung bisa melihat seperti apa budayanya dan bisa berswafoto dengan delegasi setiap negara,”. Jelasnya.

Ratusan pelajar mulai tinggkat TK, SD, SMP hingga guru rela berpanas-panas berbaris di pinggir jalan menunggu kedatangan tamu asing tersebut.

Mereka disambut lambaian bendera kecil masing-masing negara dengan tabuhan musik rebana. Beberapa pelajar juga tidak canggung mengajak delegasi untuk berswafoto.

Masing-masing negara delegasi menampilkan tarian dan mengundang tepu tangan meriah dari masyarakat. Salah satu warga Bulo mengaku sangat terhibur dengan kedatangan PIFAF di daerahnya.

“Ini bisa menjadi pelajaran bagi anak-anak kita agar bisa mencintai budaya sendiri, jangan malu, harus bangga kayak mereka, tidak malu.” Ungkap Wardi. (pattae.comEchi)*

Pulau Karamasan: Destinasi Wisata Alam yang Memanjakan Mata Para Pengunjung
Pulau Karamasan yang Memanjakan Mata Para Pengunjung