Polewali Mandar
Fraksi Partai NasDem di DPRD Polewali Mandar menyoroti pesatnya pertumbuhan gerai ritel modern seperti Alfamart dan Alfamidi yang dinilai perlu segera dievaluasi oleh pemerintah daerah.
Menurut Fraksi NasDem, ekspansi ritel modern yang kini mulai merambah hingga ke wilayah pedesaan berpotensi mengancam keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian masyarakat lokal.
“Jumlah gerai saat ini sudah mencapai puluhan dan bahkan mulai masuk ke desa-desa. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini bisa membuat UMKM kita tergerus bahkan mati suri,” ujar perwakilan fraksi, Syarifuddin, dalam rapat.
Fraksi NasDem pun meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk meninjau kembali kebijakan penerbitan izin usaha. Termasuk Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) bagi ritel modern.
Selain itu, mereka juga mempertanyakan sejauh mana kontribusi nyata dari keberadaan ritel modern terhadap daerah, baik dari sisi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) maupun pemberdayaan masyarakat setempat.
Di sisi lain, Fraksi NasDem turut menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjelang Idulfitri.
Mereka mendesak pihak terkait untuk segera mengambil langkah cepat agar distribusi kembali normal.
Sebagai tindak lanjut, Fraksi NasDem memastikan akan segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama instansi terkait guna mencari solusi atas berbagai persoalan tersebut. Termasuk penataan ritel modern dan stabilitas pasokan energi di Polewali Mandar.[slf]
