Gubernur Sulbar Peringati Maulid di Polman

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1442 H di Aula kediaman Gubernur tepatnya di Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (8/10/2020).

Acara Maulid tersebut dihadiri, Sekprov Sulbar, para Asisten dan Staf Ahli Gubernur, Beberapa Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, undangan lain, dari berbagai elemen masyarakat yang turut hadir memeriahkan acara maulid sederhana namun khusu.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, dengan adanya acara Maulid ini menjadi ajang Silaturahmi dari berbagai lapisan pemerintah, toko masyarakat, toko agama, toko wanita dan beberapa warga yang ada disekitar kediaman Gubernur Sulbar yang ada di Matakali.

“Hikmah Maulid yang disampaikan tadi sangat amat mendalam dan bisa kita terjemahkan bagaimana memperkuat keimanan ummat, bagi siapapun, apapun profesi kita saya rasa itu pondasi penting 6ang harus ditegakkan bersama,” ujar Muhammad Idris

Pada peringatan tersebut, Ali Baal menyampaikan terimakasih kepada sejumlah masyarakat atas kedatangannya dalam memperingati hari lahir Nabi besar agama Islam. Serta Mengapresiasi Para tamu yang sangat tertib dalam mematuhi Protokol Kesehatan pada Maulid kali ini di tengah Pandemi Covid 19.

“Atas kebaikan yang telah kita capai baik untuk diri kita maupun Daerah tercinta Sulawesi Barat di tahun ini Saya berharap semua keberhasilah yang telah kita raih, yang baik dan bermanfaat dapat kita teruskan kedepan”.

“Untuk itu mari kita terus berdoa untuk keselamatan kita semua di masa-masa mendatang dan semoga Pandemi Covid 19 Segera Berakhir di Negara kita NKRI dan Terkhusus Sulawesi Barat,” Ucap Ali Baal Masdar Gubernur Sulawesi Barat.

Meskipun Maulid kali ini berbeda dengan Maulid sebelumnya karena adanya pandemic-19, sehingga pihaknya tetap mematuhi protokol kesehatan

Ditempat yang sama, Habib Mahmud Bin Umar Al Hamid yang mengantarkan hikmah maulid menyampaikan, kebaikan dan keberhasilan suatu daerah terletak keimanan dan keikhlasan masyarakatnya dalam bekerja.

“ Jika kita ingin memperbaiki dan mengembangkan daerah ini dan masyarakat kita, maka hal yang paling utama didahulukan yaitu memperbaiki dulu keimanan kita,tuturnya.

Disampaikan juga bahwa Mari jadikan momentum peringatan ini sebagai wadah untuk menjadi lebih baik, serta dapat melewati semua ujian dan rintangan dalam hidup,” pungkas Habib”.