Gula Semut Desa Kuajang Manis hingga ke Kota Daeng

Lemo Baru | Gula Semut hasil olahan Kelompok tani kakao-ternak terintegritas dusun Lemo Baru, desa Kuajang, manis hingga ke Kota Daeng. Sejak tahun 2014 Olahan mereka tersebut telah dipasarkan mulai Polewali Mandar, Kabupaten Majene, hingga kota Daeng Makassar, Sulawesi Selatan.

Kini, mereka masih konsisten memasarkan hasil olahan aren menjadi gula semut. Per bulannya, permintaan konsumen untuk gula aren semakin bertambah. Pada akhir bulan ini saja (November) Kelompok Tani Kakao ternak terintegritas  menjual Gula semutnya sebanyak 300 bungkus untuk di kirim di berbagai daerah di sulawesi.

Usaha gula semut ini berawal dari  kesadaran masyarakat setempat akan hasil kebun yang melimpah dan memiliki potensi yang besar untuk diolah dan dipasarkan lebih luas. Selain itu mereka juga memanfaatkan hasil kebunnya agar lebih maksimal.

Sebelumnya gula aren di desa tersebut hanya di pasarkan ke tetangga terdekat saja dan tidak banyak Laku. Hal ini disebabkan karena masyarakat desa Kuajang, mayoritas berprofesi sebagai petani gula aren.

Untuk menikmati Gula semut yang di kemas secara modern ini di jual dengan harga Rp 15.000/bungkus untuk ukuran 250 gram. baik dalam maupun luar daerah Polewali Mandar

“Ada juga dijual di Makassar dan kalau dari Majene pembelinya yang datang ambil di sini langsung karna sudah langganan”. ujar pak Anas (51) salah satu anggota Kelompok tani kakao ternak terintegritas.

“Pengolahan yang masih menggunakan cara biasa (Manual) tanpa mesin. Namun, justru lebih bagus karena lebih tahan lama dan rasa gula semut ini tetap bisa di pakai sampai tiga tahun kemudian.” pungkasnya saat di temui di kediamannya yang ditak jauh dari lokasi pengolahan, Minggu 10/11/2019.

Keunggulan Gula semut ini lebih praktis dan juga aman di konsumsi bagi pengidap diabetes  karena Glukosa dan Laktosa yang rendah sehingga Gula semut ini mencair di dalam darah.

Tak hanya itu Kelompok Tani kakao ternak terintegritas yang di pimpin pak Sahabuddin (43) ini juga memasarkan beberapa hasil olahan lainnya seperti, Coklat Beng-beng, Madu trigona, dan pupuk cair.[pattae.com]

Penulis : Muh. Adnan*

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close