HMTI Unasman Melakukan Gerakan Peduli Lingkungan Hingga ke Pemakaman Umum

HMTI Unasman Lakukan Bakti sosial di area pemakaman umum warga Takatidung
HMTI Unasman Lakukan Bakti sosial di area pemakaman umum warga Takatidung

Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika atau HMTI Unasman melakukan gerakan peduli lingkungan dengan mengumpulkan sampah. Hal itu mereka lakukan di sekitaran area iritasi pantai hingga ke Pemakaman umum Kelurahan Takatidung, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu 11/09/2019.

Mereka mulai bergerak melakukan Bakti sosial pada pukul 08.00 WiTa pagi hingga sore hari (pukul  17.00 WiTa) degan membersihkan iritasi pantai serta pemakaman umum warga Takatidung.

Dengan terlaksananya gerakan peduli lingkungan, sekretaris Jenderal (Sekjen) HMTI Unasman mengatakan, terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan izin lokasi Baksos dilingkungan warga Kelurahan Takatidung.

 “Kami berterima kasih kepada masyarakat karena telah memberikan izin lokasi untuk melaksanakan aksi kami.”  ungkap Umar Yahya, Selaku Sekjen HMTI Unasman

Sebanyak 23 orang mahasiswa HMTI Unasman ini membersihkan area tersebut sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan, sekaligus bentuk pengabdian mereka kepada masyarakat dengan melakukan Baksos.  

Antusias Masyarakat kelurahan Takatidung terlihat dengan adanya gerakan peduli lingkungan yang dilakukan Mahasiswa ini, dengan ikut andil dalam membersihkan pemakaman serta iritasi pantai.

“Saya itu sangat bangga sama mereka (Mahasiswa). Mereka ini mau melihat situasi kampung disini, karena kalau bukan mereka siapa lagi?” Ungkap Aming, salah satu warga Kelurahan Takatidung.

“Anak-anak disini itu kurang anu (peduli), karena mungkin mereka punya kesibukan masing masing.” Tambahnya

Ketua panitia pelaksanaan Bakti sosial HMTI Unasman, Arif mengatakan, sangat membutuhkan dukungan agar kegiatan mereka bisa berjalan tiap bulannya.  

”Harapan kami yaitu, bisa diterimah dan diberi apreseasi untuk kegiatan peduli lingkungan. InsyaAllah, akan terlaksana tiap bulannya.” Katanya [pattae.com]

Kontributor: Arham*

Dianggap Menjijikkan, Budidaya Cacing Mendatangkan Keberuntungan Tersendiri