HUT ke 58 Desa Batetangnga, Begini Harapan Guru Besar FH Unhas

Guru Besar FH Unhas. foto diambil dari akun FB Prof Hamzah
Guru Besar FH Unhas. foto diambil dari akun FB Prof Hamzah

Ucapan selamat disampaikan Guru Besar FH Unhas (Universitas Hasanuddin), Prof Dr H Hamzah Halim dalam rangka hari jadi tempat kelahirannya Desa Batetangnga yang ke-58 Tahun.

“Selaku putra Batetangnga ingin menyampaikan selamat hari jadi Desa Batetangnga yang ke-58. Semoga dengan usia yg ke-58 ini Batetangnga semakin terpandang, semakin maju dan menjadi barometer Desa.” Ucap Guru Besar FH Unhas, Prof Dr H Hamzah Halim SH MH.

Ucapan ini disampaikan Prof Hamzah Halim saat ditemui panitia HUT Desa Batetangnga di gedung Fakultas Hukum Unhas usai menghadiri sidang promosi Doktor salah satu mahasiswanya di Gedung yang sama, Makassar. Selasa 03/03/2020.

“Barometer Desa bukan hanya di Polman, bukan hanya di Sulawesi Barat, tetapi menjadi barometer Desa di Republik Indonesia. Sekali lagi selamat dan jayalah selalu Desa Batetangnga”. Lanjutnya berharap

Baca Juga: Rektor UNM Makassar: Saya Bangga Dilahirkan di Batetangnga

Guru Besar FH Unhas, Pentingnya Melestarikan Nilai-nilai Leluhur

Selain memberikan ucapan selamat atas hari jadi Desa Batetangnga, Prof Hamzah juga mengungkapkan pentingnya menggali dan melestarikan nilai-nilai leluhur Desa Batetangnga.

“Penting untuk kita masyarakat Batetangnga menggali dan menentukan nilai-nilai orang tua kita terdahulu. Nilai-nilai tersebut selanjutnya dijadikan sebagai pedoman dan rujukan kita dalam kehidupan masyarakat Batetangnga.” Tegas Prof Hamzah Halim saat ditemui di Gedung FH Unhas Jl Perintis Kemerdekaan Km 10 Makassar.

Prof Hamzah Halim yang juga Wakil Dekan 1 Fakultas Hukum Unhas tersebut mengungkapkan pentingnya Desa Batetangnga memiliki identitas yang tidak ditemukan didaerah lain.

“Ciri khas menjadi sesuatu yang penting untuk Desa Batetangnga. Selama ini kita dikenal sebagai Desa penghasil durian, tapi itu tidak cukup karena banyak daerah lain juga sebagai penghasil durian dan bahkan jauh lebih besar dari Batetangnga.” Ungkapnya

“Oleh karena itu, harus ada nilai yang kita jadikan sebagai identitas karakter Desa Batetangnga yang orang lain tidak temukan didesa yang lain.” Lanjutnya.

Diakhir pertemuan, Prof Hamzah Halim mengungkapkan kebanggaannya menjadi putra Batetangnga dan memiliki keyakinan bahwa Desa Batetangnga akan terus maju dan berkembang.

Disamping itu, ia juga berpesan kepada masyarakat Batetangnga untuk tidak fobia terhadap perbedaan pendapat. Menurutnya, perbedaan pendapat adalah sesuatu yang lumrah terjadi. Perbedaan yang membuat kita berkembang dan menemukan sesuatu yang baru. Karena itu, perbedaan merupakan rahmat bagi kita semua. [Pattae.com|Badar*]

Dahsyatnya Ramadan
Berkah Hari Ke 6 Puasa: Tentang Dahsyatnya Ramadan