Ibu-ibu Panas, Harga Cabai Meroket Hingga Rp50.000 Perkilo

Harga Cabai Meroket
Pasar sentral Pekkabata Polewali

Beberapa harga pangan naik pada Selasa (15/3). Kenaikan utamanya terjadi pada cabai merah dan cabai rawit yang kini masuk zona merah.

Mengutip data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) per 15 Maret 2022. Cabai merah besar dan keriting naik Rp50.000 per kg dari harga sebelumnya Rp35.000 per kg, dan cabai merah keriting Rp36.000 per kg.

Kemudian, harga cabai rawit merah dibanderol harga Rp56.000 per kg, naik dari harga sebelumnya Rp55.000 per kg. Untuk cabai rawit hijau, naik menjadi Rp25.000 per kg dari sebelumnya Rp20.000 per kg.

Salah satu pedagang bumbu rempah dan campuran di Pasar Sentral Pekkabata Kecamatan Polewali, mengatakan, kenaikan harga cabai disebabkan naiknya permintaan barang dan minimnya persediaan di Polewali Mandar.

“Kemarin kan tidak terlalu naik ji, itu ji kalau kurang barang trus permintaan barang lebih banyak dari pada suplai barang yah biasa ada kenaikan,” kata Herlina, pedagang rempa-rempa di pasar sentral Pekkabata Polewali, Rabu (16/3/2022).

Rempa-rempa yang Herlina, jual, di drop dari daerah Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sementara kebutuhan pangan lainnya, belum menunjukkan kenaikan secara signifikan. Bahkan, masih dengan harga tetap justru ada yang mengalami penurunan.

Harga pangan yang mengalami penurunan yaitu Daging Sapi. Dari hari kemarin (14/3) harga daging sapi dibanderol Rp125.000 per kg turun menjadi Rp120.000 per kg(15/3).

Tak hanya itu, beras khusus juga mengalami penurunan dari harga Rp13.000 per kg menjadi Rp12.000 per kg.[*]