Ini Dia! Parade Bendera Merah Putih di Wonomulyo Membentuk Angka 75

Parade Bendera Bentuk Angka 75 Dipimpin Camat dan diikuti seluruh kepala desa (Kades) bersama staf Kecamatan Wonomulyo
Parade Bendera Bentuk Angka 75 Dipimpin Camat dan diikuti seluruh kepala desa (Kades) bersama staf Kecamatan Wonomulyo

Pattae.comWonomulyo | Pemerintah Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, memiliki cara tersendiri memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 75.

Mereka menggelar para bendera merah putih, hingga membentuk formasi menyerupai angka 75, sebagai simbol HUT kemerdekaan.

“Bismillah, ide awal ini muncul di Pemerintah Kecamatan, bahwa kita harus melakukan inovasi untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, yang saya kira sangat berbeda dari tahun sebelumnya, sehingga muncul ide atau gagasan untuk melakukan inovasi, dan mengumpulkan 75 bendera ,“ kata Camat Wonomulyo Asrul Ambas kepada wartawan usai kegiatan.

Kegiatan berlangsung di Alun-Alun Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Senin siang (17/08/20) kemarin. Dipimpin Camat dan diikuti seluruh kepala desa (Kades) bersama staf yang berada di wilayah Kecamatan Wonomulyo. Mereka mengibarkan sedikitnya 75 bendera merah putih.

“ Pengibaran bendera merah putih di alun-alun wonomulyo melibatkan pemerintah dan masyarakat, atas partisipasi pemerintah kecamatan, desa dan masyarakat bisa terlaksana sesuai harapan “ ungkap Asrul.

Parade ini diawali para peserta dengan mengibarkan bendera, sambil berjalan kaki dari halaman Kantor Kecamatan menuju Alun-alun Wonomulyo, yang berarak sekira 100 meter. Sejumlah peserta parade juga tampak mengenakan pakaian tradisional dari berbagai daerah, sebagai wujud rasa nasionalisme mengisi hari kemerdekaan.

Saat detik-detik proklamasi kemerdekaan dimulai, seluruh peserta parade langsung mengambil sikap dengan berdiri tegak sempurna, sembari memberikan penghormatan kepada bendera merah putih.

Selama pelaksanaan parade bendera merah putih ini, para peserta diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan memakai masker, demi memutus penularan wabah virus corona, “ Semoga di moment seperti ini, menjadi hikmah agar kita tetap melaksanakan protokol kesehatan, dan kami tetap mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga diri, supaya pandemi ini bisa segera selesai “ tutup Asrul.*