Kades Arjosari Klarifikasi Foto Telanjang Mirip Dirinya di Facebook

Kades Arjosari
Kades Arjosari (Pakaian Putih) saat didatangi tim advokat dari LBH Madani

Foto tanpa busana mirip wajah Kepala Desa (Kades) Arjosari, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar beredar di sosial media.

Foto tanpa busana tersebut, di posting pemilik akun facebook bernama Aqiilarianti  pada, Kamis (22 Juli 2023) lalu. Terkait hal itu, Kepala Desa Arjosari pun angkat bicara.

“Sebenarnya foto tersebut tidak begitu vulgar juga, disitu di posting hanya foto  saya seorang diri, sedang tidak mengenakan baju, tapi mengenakan celana tentunya” jelas Ridwan saat ditemui dikantor Desa Arjosari, Senin (3/7/2023).

Kendati demikian, Ia mengaku, pria pada foto tersebut, mamang wajahnya. Tapi dirinya memastikan foto secara utuh yang terposting di Facebook, seoalah-olah telanjang karena telah diedit.

Karena itu, kejadian tersebut kata Ridwan, merusak citra nama baiknya, keluarga, maupun jabatannya selaku kepala desa Arjosari.

“Atas kejadian ini saya sudah Koordinasi ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH Madani) Serta telah melaporkan  hal ini ke pihak kepolisian dan sedang ditangani pihak unit  PPA Polres Polman,” terangnya.

Selain itu, sebelum foto Ridwan terposting di facebook, pihaknya pernah di peras melalui pesan whatsapp orang tidak dikenalnya dimintai uang dan merasa dihipnotis. Ia pun telah mengirim sejumlah uang nominalnya bernilai jutaan rupiah.

“Sebelumnya saya pernah dimintai uang oleh orang tidak di kenal melalui via whatsapp karena merasa tertekan pa. Ya..! saya kirimkan mi uang sekitar 1 juta rupiah nominalnya. Setelah itu saya blokir kontaknya biar tidak nah ganggu ka lagi” ujar Ridwan.

Kepala Desa yang baru menjabat satu tahun lebih itu berharap agar pelaku penyebar foto dirinya, segera diketahui dan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Rindwan juga berpesan kepada masyarakat, khususnya warga Arjosari. Agar, tidak mudah percaya dengan isu-isu yang bersumber dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Sementari itu, Ketua BPD Desa Arjosari M. Mukmin, mengungkapkan, bila  langkah yang dilakukan pak desa  sudah sangat tepat. Karena telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik seorang kepala desa.

Mukmin, juga menegaskan, bila ada masyarakat yang  bertanya  terkait  kejadian ini, saya tentunya akan sampaikan bahwasanya isu  tersebut tidak terbukti kebenarannya.

Sementara itu, Khadafi Divisi Advokasi LBH Madani Sulbar mengatakan, mereka hadir sebagai mitra dalam upaya pendampingan. Selain itu, juga memberi bantuan hukum kepada kepala Desa Arjosari.[*]