Kalimantan Timur dan Potensi Kekayaan Alamnya yang Melimpah

"Sejak dimekarkan hingga saat ini, Kalimantan Timur terus berbenah. Perkampungan asli dan transmigrasi yang dulunya berada di pelosok dan sulit diakses perlahan mulai terbuka dan berkembang."

Kalimantan Timur dan Kekayaan Alamnya
Desa Budaya Pampang (kaltimprov.go.id)

Kalimantan Timur atau yang biasa disingkat dengan sebutan Kaltim adalah salah satu daerah provinsi di Indonesia hasil pemekaran dari Provinsi Kalimantan pada tahun 1956. Sebelum pemekaran, provinsi ini masih berstatus wilayah karesidenan, yakni bentuk pemerintahan administratif peninggalan belanda yang masih ada di Indonesia hingga tahun 1950-an. Kalimantan Timur dimekarkan dari Provinsi Kalimantan bersama dengan 2 provinsi lainnya, yakni Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Barat. Pemekaran wilayah provinsi tersebut dilaksanakan melalui Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Otonom Propinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur tertanggal 19 Nopember 1956 yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

Sejak dimekarkan hingga saat ini, Kalimantan Timur  terus berbenah. Perkampungan asli dan transmigrasi yang dulunya berada di pelosok dan sulit diakses perlahan mulai terbuka dan berkembang. Perekonomian yang dulunya hanya digerakkan oleh sektor pertambangan dan kehutanan, secara perlahan mulai ditekan dengan bertumbuhnya sektor agribisnis dan agroindustri.

Kalimantan Timur adalah provinsi yang memiliki sejuta potensi. Dari segi budaya, pariwisata dan kekayaan alamnya, daerah ini ibarat kepingan surga yang tercecer dimuka bumi. Kini, provinsi ini benar-benar bergerak untuk mewujudkan semboyan Ruhui Rahayu, yakni cita-cita dan tujuan dari masyarakat dalam mencapai masyarakat bahagia, adil dan makmur, aman tenteram yang diridhoi oleh Allah SWT. Untuk lebih mengenal kondisi daerah ini, mari kita telisik lebih jauh profil daerah Kalimantan Timur berikut ini.

Luas Wilayah Kalimantan Timur

Kalimantan Timur merupakan provinsi terluas keempat di Indonesia. Provinsi dengan wilayah terluas pertama di Indonesia adalah Papua dengan luas sekitar 319.000 kilometer persegi. Selanjutnya, provinsi kalimantan tengah dengan luas sekitar 153.600 kilometer persegi. Provinsi terluas ketiga adalah kalimantan barat dengan luas sekitar 147.300 kilometer persegi, kemudian kalimantan timur dengan luas sekitar 129.100 kilometer persegi. Meski demikian, sejak tahun 2003, Provinsi Papua terbagi menjadi dua provinsi, yakni Papua Barat dan Papua.

Secara spesifik, luas wilayah kalimantan timur tersebut diatas, dibagi atas wilayah daratan seluas 127.346,92 kilometer persegi dan perairan darat seluas 957,99 kilometer persegi. Bila ditambah dengan wilayah pengelolaan laut, yakni 0-12 mil laut yang dihitung dari garis pantai terluar ke arah laut, maka luas wilayah kalimantan timur bertambah lagi seluas 39.973,74 kilometer persegi. Dengan demikian, luas wilayah kalimantan timur seluruhnya adalah 167.320,65 kilometer persegi.

Daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur

[letsinfoup]Setelah melepaskan Provinsi Kalimantan Utara yang dimekarkan melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara dan melepaskan Mahakam Ulu yang dimekarkan melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur saat ini, hanya memiliki 10 Kabupaten/kota yang terdiri dari 7 daerah kabupaten dan 3 kota. Berikut ini daftar Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur:

Kabupaten
  1. Kabupaten Pasir. Luas daratan 1.103.079,03 Ha. Luas perairan darat 6.617,10 Ha. Luas wilayah 1.109.696,14 Ha. Luas pengelolaan laut (0-12 mil) 1.183.896,92 Ha.
  2. Kabupaten Kutai Barat. Luas daratan 1.349.555,59 Ha. Luas perairan darat 21.436,55 Ha. Luas wilayah 1.370.992,13 Ha. Tidak memiliki wilayah laut.
  3. Kabupaten Kutai Kartanegara. Luas daratan 2.559.004,99 Ha. Luas perairan darat 39.803,16 Ha. Luas wilayah 2.598.808,16 Ha. Luas pengelolaan laut (0-12 mil) 473.910,23 Ha.
  4. Kabupaten Kutai Timur. Luas daratan 3.096.435,18 Ha. Luas perairan darat 8.735,68 Ha. Luas wilayah 3.105.170,87 Ha. Luas pengelolaan laut (0-12 mil) 589.263,15 Ha.
  5. Kabupaten Berau. Luas daratan 2.163.497,46 Ha. Luas perairan darat 10.021,69 Ha. Luas wilayah 2.173.519,14 Ha. Luas pengelolaan laut (0-12 mil) 1.484.366,15 Ha.
  6. Kabupaten Penajam Paser Utara. Luas daratan 291.894,83 Ha. Luas perairan darat 478,40 Ha. Luas wilayah 292.373,23 Ha. Luas pengelolaan laut (0-12 mil) 111.072,51 Ha.
  7. Kabupaten Mahakam Ulu. Luas daratan 1.938.738,41 Ha. Luas perairan darat 6.202,38 Ha. Luas wilayah 1.944.940,80 Ha. Tidak memiliki wilayah laut.
Kota
  1. Kota Balikpapan. Luas daratan 51.124,20 Ha. Luas perairan darat 100,32 Ha. Luas wilayah 51.224,52 Ha. Luas pengelolaan laut (0-12 mil) 94.168,26 Ha.
  2. Kota Samarinda. Luas daratan 69.264,16 Ha. Luas perairan darat 2.388,38 Ha. Luas wilayah 71.652,54 Ha. Tidak memiliki wilayah laut.
  3. Kota Bontang. Luas daratan 16.298,78 Ha. Luas perairan darat 15,45 Ha. Luas wilayah 16.314,23 Ha. Luas pengelolaan laut (0-12 mil) 60.696,50 Ha.

Batas Wilayah Kalimantan Timur

Kalimantan Timur berbatasan langsung dengan selat makassar dan laut sulawesi di bagian timur. Di bagian utara, kalimantan timur berbatasan dengan kalimantan utara dan di bagian barat, berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah. Provinsi ini merupakan salah satu daerah provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, yakni malaysia. Dapat dilihat dalam peta, bagian barat Kalimantan Timur, tepatnya Kabupaten Kutai Barat yang berbatasan langsung dengan Negara Bagian Serawak.

Kalimantan Timur memiliki letak yang cukup strategis. Wilayahnya terletak dalam koordinat 113035’31”– 119012’48” Bujur Timur dan 2034’23” Lintang Utara – 2044’17” Lintang Selatan. Bila dilihat dalam peta, Kalimantan Timur memiliki potensi dalam perdagangan internasional karena berada di tengah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan sangat strategis sebagai jalur transportasi laut internasional karena berbatasan dengan wilayah perairan Selat Makasar dan Laut Sulawesi yang merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia II atau yang sering disingkat ALKI II. Dengan demikian, perekonomian di daerah ini memiliki potensi yang besar untuk dapat bertumbuh dengan pesat.

Peta Alur Laut Kepulauan Indonesia

Sungai dan Danau di Kalimantan Timur

Selain hutan, wilayah pulau kalimantan dikenal sebagai daerah sungai dan rawa. Faktanya memang benar demikian. Kalimantan Timur memiliki sekitar 157 sungai, yang terdiri dari sungai-sungai besar dan kecil.

Salah satu sungai yang paling terkenal di Kalimantan Timur adalah sungai mahakam. Daerah aliran sungai mahakam sangat luas, meliputi beberapa kabupaten dan kota, diantaranya daerah Kutai Barat, Kutai Timur, Malinau, Kutai Kertanegara dan kota Samarinda. Sungai mahakam mengalir sepanjang 920 km, bahkan daerah tangkapan air sungai mahakam meliputi Kalimantan Tengah dan diperkirakan sebagian kecil di Negara Bagian Malaysia, yakni serawak. Sungai Mahakam adalah sungai utama yang membelah Kota Samarinda dengan lebar sisi sungai antara 300 sampai 500 meter.

Selain sungai, di Kalimantan Timur juga terdapat banyak danau, tercatat sekitar 18 danau terdapat di wilayah provinsi ini. Tiga diantara 18 danau tersebut adalah danau terbesar. Pertama, danau melintang luasnya sekitar 11 ribu hektar. Kedua, ada danau semayang yang luasnya sekitar 13 ribu hektar, dan danau jempang yang luasnya sekitar 15 ribu hektar. Sungai dan danau dari dulu hingga sekarang, selalu memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Selain sebagai sumber air, sungai dan danau juga memiliki potensi perikanan yang cukup besar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Selain itu, sungai dan danau juga merupakan prasarana transportasi bagi masyarakat setempat sejak dulu.

Pemanfaatan Sungai dan Danau

Saat ini, potensi sungai di Kalimantan Timur telah berkembang pemanfaatannya. Beberapa sungai besar, seperti sungai kelay, sungai telen dan sungai medang telah dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air. Lebih jauh lagi, sungai telah menjadi obyek wisata yang tampaknya cukup menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Timur. Seperti yang dapat dilihat dalam kegiatan wisata susur sungai mahakam. Wisata susur sungai ini sangat menarik karena para wisatawan dapat menikmati pemandangan indah di sekitar aliran sungai.

Sungai Mahakam Kalimantan Timur | dok. fwi.or.id
Sungai Mahakam Kalimantan Timur | dok. fwi.or.id

Potensi Kekayaan Alam Kalimantan Timur

Bagi yang sudah mengenal Kalimantan Timur, tentunya tidak ada yang meragukan potensi kekayaan alam yang dimiliki daerah ini. Daerah provinsi ini adalah salah satu daerah dengan daya tarik investasi yang besar, terutama bagi sektor Pertambangan, Kehutanan dan Perkebunan. Bahkan struktur APBD rata-rata kabupaten/kota memang di dominasi dari dana perimbangan, terutama bersumber dari bagi hasil ketiga sektor tersebut.

Kalimantan Timur telah menerbitkan izin pemanfaatan ruang yang begitu luas, di sektor kehutanan, perkebunan dan pertambangan. Perizinan pemanfaatan ruang paling luas untuk sektor kehutanan, yakni sekitar 5,6 juta hektar. Selanjutnya sektor pertambangan batubara dengan ijin pemanfaatan ruang sekitar 4,8 juta hektar, dan terakhir, sektor perkebunan dengan ijin sekitar 2,4 juta hektar. Meskipun pada akhirnya hal ini mengakibatkan adanya tumpang tindih perijinan, namun disisi lain, hal ini juga menjadi fakta bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi kekayaan alam yang sangat besar dan potensial untuk dimanfaatkan membangun daerah dan masyarakatnya.

Pariwisata di Kalimantan Timur

Untuk urusan pariwisata, pastilah daerah provinsi ini tidak kalah dengan obyek wisata lainnya di Indonesia. Tercatat sekitar 406 spot-spot obyek wisata alam dan wisata budaya yang tersebar di kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Timur. Spot obyek wisata terbanyak berada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang memiliki sekitar 76 obyek wisata. Selanjutnya, Kota Samarinda dan Kabupaten Paser masing-masing memiliki 51 obyek wisata. Kemudian Berau yang terkenal dengan wisata alam Derawan juga memiliki 35 obyek wisata. Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki spot obyek wisata paling sedikit yaitu 18 obyek wisata. Sayangnya, sebagian besar obyek wisata yang ada di Kalimantan Timur belum dikelola secara optimal.

Festival Erau di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Festival Erau di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. | Dok: indonesia.go.id

Selain kaya akan obyek wisata, Kalimantan Timur juga kaya akan seni dan budaya lokal yang masih terus dirawat dan dilestarikan hingga saat ini. Salah satunya dapat dilihat dari adanya kegiatan seni dan budaya tahunan yang diselenggarakan di daerah ini. Event seni budaya tahunan tersebut, antara lain: Festival Budaya Erau, Festival Mahakam, Festival Budaya Dayak Kenyah, dan lain sebagainya.

Ada begitu banyak hal menarik yang perlu diulas seputar Kalimantan Timur. Tidak salah jika daerah ini disebut sebagai provinsi dengan sejuta potensi, karena realitasnya memang demikian. Kami akan membahas fakta-fakta mengejutkan lainnya yang ada di Kalimantan Timur dalam artikel-artikel selanjutnya, karena itu, jangan lupa stay update di Pattae.com.

lembaga Adat desa
Tugas dan Fungsi Lembaga Adat Menurut UU Desa