Kapolres Polman Sarankan Pemerintah Lakukan Observasi Pengelolaan Sampah di TPI

Tempat pengelolaan sampah
Kapolres Polman pantau pengelolaan sampah di TPI Lantora

Menanggapi laporan warga Kelurahan Lantora Kecamatan Polewali terkait rencana Pemkab Polman membangun pabrik pengelolaan sampah terpadu di lokasi tempat pelelangan ikan (TPI).

Kapolres Polman AKBP Agung Budi Leksono, memantau lokasi TPI dan menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polman harus melakukan observasi tentang penempatan pengelolaan sampah karena sudah 1 tahun lebih pemerintah belum mengambil kebijakan terkait solusi TPA.

“Karena 140 lebih warga lantora yang telah menyatakan sikap dengan membubuhkan tanda tangannya, bukti penolakan pengelolaan sampah di TPI,” Ujar AKBP Agung Budi Leksono di Lokasi TPI Kelurahan Lantora Kecamatan Polewali, Kamis (17/11/2022).

Menurutnya, pengelolaan sampah butuh kajian khusus agar tempat pengelolaan tidak ditempat yang salah tidak berdampak residu kepada masyarakat setempat. Harus ada penelitian dari Lingkungan Hidup karena lokasi disini merupakan padat penduduk dapat merusak pertumbuhan rumput laut karena dampak limbah yang ditimbulkan.

Selanjutnya, Komandan berpangkat bunga itu memberikan himbauan kepada masyarakat di sekitar agar tetap tenang dan kondusif.

Sementara itu, Anggota DPRD Polman Anggota Komisi I H. Hilal menantang keras menolak pabrik pengelolaan sampah ditempatkan di lokasi tempat pelelangan ikan (TPI).

Legislator Demokrat itu menegaskan baru kali ini terjadi di Indonesia bahkan di Dunia tempat aktifitas nelayan bongkar muat Ikan dan mengelola rumput Laut di jadikan Tempat Pengelolaan Sampah.

“Yang namanya TPI itu tempat Pelelangan Ikan, digunakan para nelayan dan petani rumput laut, bukan untuk mengelola sampah,” tegasnya.

Polemik TPI menjadi TPS terus mengalami penolakan keras dari warga Kelurahan Lantora. Hilal mengatakan , Jika ada yang mengatakan masyarakat atau warga Lantora setuju TPA dijadikan tempat Pengelolaan Sampah itu tidak benar.

“Jangan katakan warga Lantora setuju jika warga yang yang dimaksud warga yang jaraknya jauh dari lokasi TPI pasti setuju karena mereka tidak merasakan dampak langsung , tapi warga sekitar Pesisir Pantai TPI akan merasakan sangat dampaknya , mulai dari Bau tak sedap hingga dampak lingkungannya akan merasakan langsung,” Ungkap Hilal.