Karang Taruna Polman Akan Gelar Aksi Donor Darah di 16 Kecamatan

Karang Taruna Polman
Karang Taruna Polman gelar Donor Darah di Camat Polewali, Rabu (7/7/2021).

Melalui Bidang Kesehatan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Karang Taruna Polman, berencana akan melaksanakan Program Donor Darah secara rutin di 16 Kecamatan di Polewali Mandar.

Setelah melakukan Rapat Kerja (Raker) pada Senin (28/6) lalu. Pengurus Karang Taruna Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Periode 2021-2026, memulai aksi donor darah, bekerja sama dengan Unit Donor Darah PMI Polewali Mandar di Kecamatan Polewali, Rabu (7/7/2021).

Koordinator Bidang Kesehatan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Karang Taruna Polman, dr Emy Purnama Natsir mengatakan, program tersebut sebagai bentuk upaya membantu Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar khususnya dalam menjamin ketersediaan darah bagi warga yang membutuhkan.

“Kita membantu ketersediaan darah yang aman, berkualitas untuk masyarakat Polewali Mandar. Sehingga dapat menekan angka kematian akibat tidak tersedianya darah bagi yang membutuhkan. Seperti, ibu hamil, ibu melahirkan, korban kecelakaan lalu lintas, Demam Berdarah, Anemia dan penyakit kelainan darah lainnya,” katanya.

Bagi warga yang ingin menyumbangkan darahnya, melalui program donor darah, Emy menjelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Seperti memiliki kondisi sehat, umur minimal 17 tahun, Berat Badan minimal 45 Kg, dan memiliki suhu tubuh normal.

Selain itu, tekanan darah saat jantung berdetak dan berkontraksi (sistole) bagi calon pendonor dalam batas 110-160, dan tekanan pada jantung saat periode istirahat (diastole) 70-90, serta dinyatakan lolos setelah pemeriksaan sederhana oleh pihak dokter.

“Mau donor darah belum tentu bisa donor darah karena sangat tergantung kondisi kesehatan kita. Saat ini pandemi covid 19. Tambahan syarat untuk donor darah adalah 2 minggu setelah vaksinasi Covid-19, baru bisa mendonorkan darahnya kembali,” jelasnya.

Darah yang sudah diambil ini, masih akan melalui proses uji saring di laboratorium UDD PMI Polewali Mandar. Apakah darah ini aman dari penyakit menular lewat transfusi darah seperti HIV/AIDS, Hepatitis B, Hepatitis C dan Sifilis.

“Apabila hasil pemeriksaan salah satunya saja positif, maka darah tersebut akan dimusnahkan. Tidak bisa diberikan kepada pasien dan UDD PMI akan menghubungi pendonor tersebut untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.” Katanya.

Selain itu, ia juga menjelaskan manfaat donor darah. Selain beramal, kata Emy, juga momen untuk mengecek kesehatan secara gratis. Untuk itu sangat diharapkan saat mengisi formulir donor darah, dicantumkan nomor telepon aktif sehingga mudah dihubungi apabila ada masalah yang didapatkan saat pemeriksaan laboratorium di UDD PMI.(*)