Keinginan HMI Ikut Serta Membahas KUA PPAS Polman Ditolak Tim Banggar

RAPBD Polman
HMI Cabang Polman saat melakukan aksi unjuk rasa saat Tim Banggar gelar rapat, Kamis 3/9/2020

PaTTaE.com – POLMAN | Terkait akan digelarnya pembahasan KUA PPAS oleh DPRD Kabupaten Polman. Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI menggelar aksi unjuk rasa saat tim Banggar melaksanakan rapat di Hotel Sinar Mas, Kamis 3/8/2020.

Aksi unjuk rasa tersebut, merupakan langkah HMI Cabang Polman mengawal rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Polman untuk tidak terlepas dari pengelolaan keuangan yang efektif dan menghasilkan program kerja yang optimal.

Setelah beberapa jam melakukan aksi. Para peserta rapat yang terdiri dari anggota DPRD dan unsur pemerintah daerah Polman menemui pengunjuk rasa.

Ridwan selaku Korlap aksi HMI dalam pertemuan tersebut. Meminta kepada tim Banggar untuk di ikut sertakan dalam mengawasi rapat yang akan dilakukan pihak Banggar dan Pemda Polman.

Namun permintaan yang diajukan perwakilan HMI tersebut, mendapat penolakan.

Terkait penolakan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Polman Amiruddin mengatakan, peserta rapat pembahasan APBD memiliki aturan dan tata tertib yang tidak membolehkan pihak lain selain pihak legislatif dan eksekutif.

“Setiap rapat di DPRD bersifat terbuka, kecuali rapat tertentu yang dinyatakan tertutup. untuk rapat Paripurna dan Umum bersifat terbuka. Jadi ada rapat tertentu yang sifatnya terbuka,” katanya

Lebih lanjut Amiruddin menjelaskan. Soal pembahasan Rancangan APBD Polman, bisa dilakukan di lain tempat untuk mengakomodasi aspirasi yang ingin disampaikan.

“Dalam proses pembahasan. Tentu ade-ade bisa kita bersama-sama berdiskusi di suatu tempat. Nanti kami mengundang sekaitan dengan keinginan dan masukan-masukan yang disampaikan” jelasnya

“Tapi sifatnya dalam pembahasan. Tidak untuk kehadiran pihak lain kecuali pihak DPRD dan tim Banggar” lanjut politisi PKB tersebut kepada wartawan.

Lain hal yang disampaikan Jupri Mahmud. Selaku ketua Tim Banggar, ia mengapresiasi aksi yang dilakukan mahasiswa HMI. Hal itu menurutnya, menjadi warning bagi tim Banggar dalam pembahasan APBD tahun 2021 kedepan.

Terkait dengan keinginan mereka untuk ikut serta dalam pembahasan KUA PPAS Polman nantinya. Pihak HMI tetap optimis dan menunggu keputusan tim Banggar apakah pihak akan di izinkan atau tidak.[*]