Klarifikasi Bupati Polman Tak Memenuhi Undangan Penyidik KPK

Aco Musaddad sampaikan Klarifikasi Bupati Polman
Aco Musaddad sampaikan Klarifikasi Bupati Polman ke Penyidik KPK, di Aula Rupattama Mapolres Polman, Jumat 20/11/2020

Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menyelidiki penggunaan APBD Polewali Mandar tahun 2016/2017. Penyelidikan tersebut melibatkan sejumlah mantan anggota DPRD Polman 2014/2019 dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemda Polman.

Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar, ikut dipanggil KPK guna dimintai penjelasan terkait anggaran APBD 2016/2017. Namun, Bupati Polman saat itu, sedang melakukan kunjungan kerja sehingga tidak bisa memenuhi undangan KPK.

Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan Daerah Aco Musaddad menyampaikan surat permohonan maaf serta klarifikasi Bupati Polewali Mandar ke penyidik KPK yang tidak sempat hadir di Aula Rupattama Mapolres Polman, Jumat 20/11/2020.

“Pak Bupati kunjungan kerja luar daerah dalam rangka meninjau dan melihat langsung pengelolaan pipa di Denpasar dan pengelolaan air minum di Bali, di dampingi kepala PDAM,” Terangnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Polman saat ditanya penyidik KPK atas ketidak hadiran pihak Pemda, dengan alasan tidak mendapat undangan dari pihak KPK. Aco Musaddad pun mewakili Pemda Polman meminta maaf dan menjelaskan surat dari KPK tersebut baru diketahui kemarin sore, Kamis (19/11).    

“Kami juga minta maaf, terkait surat yang dilayangkan KPK ke Kantor Bupati yang baru diterima di ruangan Sekda kemarin sore. Ternyata, surat itu ada dibagian Umum,” ungkapnya

Lebih lanjut Kabag ProKopi Pemda Polman mengklarifikasi. Ia menjelaskan, surat ke Bupati Polman satu bundle dengan surat ke Sekda Polman. Namun, tidak ada pegawai yang berani membuka karena bersifat rahasia.

“Karena sifatnya rahasia, anak-anak tidak ada yang membuka karena sampulnya atas nama Pak Sekda secara pribadi. Dan itu sudah di maklumi oleh pihak KPK,” ucap Aco Musaddad.

Selain Kabag ProKopi, hadir juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sukirman, mewakili Sekretaris Daerah mengantarkan dokumen terkait pekerjaan sewa/rental kendaraan dinas 2016-2017. Pekerjaan pengadaan lampu jalan LED-PJU panel solar. Pekerjaan pengadaan jasa sewa kendaraan operasional, dan dokumen pelaksanaan anggaran sekretariat daerah tahun 2016-2017.

“Kan pak Sekda yang dipanggil, tapi pak Sekda Sakit dan Pak Sekda yang pada tahun 2016-2017 sudah meninggal. Makanya saya diperintahkan Bupati untuk mewakili pak Sekda mengantarkan dokumen,”  tuturnya.

Terdapat juga beberapa mantan OPD Pemda Polman seperti Mantan Bappeda, mantan Kepala Dinas PU, Kepala Badan Keuangan. Beberapa pejabat lainnya juga hadir guna dimintai keterangan terkait perencanaan anggarana tahun 2016-2017 yang sedang di selidiki tim Penyidik KPK.