Komunitas Cilik Glanter Asal Batetangnga, Bantuan Korban Longsor di Tapango

Komunitas Cilik Glanter.
Komunitas Cilik Glanter bersama warga Korban Longsor Tapango, Jumat (22/1)

Awal tahun 2021 merupakan duka bagi Provinsi Sulawesi Barat. Gempa yang berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju. Puluhan bangunan ambruk hingga memakan banyak korban jiwa.

Namun, bukan hanya gempa yang membuka serangkaian pilu di tanah Mandar. Sebelumnya, musibah tanah longsor juga memporak-porandakan beberapa rumah warga di Dusun Tappan, Desa Kalimbua, Kecamatan Tapango.

Dari bencana tersebut, sekitar 5 rumah warga tidak dapat ditinggali lagi karena bangunan tersebut telah rata dengan tanah.

Melalui Tanggap Peduli Bencana, sekelompok pemuda asal desa Batetangnga, kecamatan Binuang yang mengatasnamakan diri sebagai Komunitas Cilik Glanter. Menyalurkan bantuan terhadap korban terdampak bencana tanah longsor Dusun Tappan, Desa Kalimbua, Kecamatan Tapango, Jumat (22/01/2021).

Bantuan yang mereka salurkan berupa Logistik dan uang tunai yang dihasilkan dari  patungan serta donasi dari berbagai pihak.

Hariono selaku koordinator Tanggap Peduli  Bencana mengatakan jika aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian Komunitas Cilik Glanter terhadap sesama. Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban warga korban bencana.

Lebih lanjut pemilik Bengkel Millenium Motor tersebut, menuturkan bahwa kegiatan kemanusiaan ini akan terus dilakukan oleh komunitas Cilik tersebut.

“Komunitas ini (Cilik Glanter) akan terus melakukan penggalangan dana jika ada bencana yang terjadi sebagai bentuk kepedulian kami terhadap sesama”. Ungkapnya.

Penyerahan Bantuan Koordinator Tanggap Peduli Bencana Hariono, Jumat (22/1)

Dilain sisi, Wawan Setiawan yang merupakan perwakilan korban terdampak longsor menyampaikan haru dan ucapkan terima kasih atas bantuan berbagai pihak melalui Komunitas Cilik Glanter.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kami yang terkena tanah longsor. Semoga para donatur dilimpahkan rezeki dan umur yang panjang”.

Dapat diketahui, bencana tanah longsor tersebut terjadi pada hari Rabu 13 Januari 2021 di Desa Kalimbua akibat curah hujan yang tinggi di Kab. Polewali Mandar sepekan terakhir. Meskipun meluluhlantakkan sebagian rumah warga, namun musibah tersebut tidak memakan korban jiwa dan hanya mengalami kerugian  materil.