KWT Padakita Desa Kelapa Dua Produksi Gula Semut dengan Cara Manual

KWT Padakita
KWT Padakita

Kelompok Wanita Tani (KWT) Padakita di Dusun Pamombong, Desa Kelapa Dua Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar, mengembangkan usaha aren menjadi gula semut.

Berbeda dengan kelompok usaha gula semut aren lainnya, pengelolaan aren menjadi gula semut yang dilakukan KWT Padakita, masih menggunakan cara-cara tradisonal (manual).

Ketua KWT Padakita Marni(40), mengatakan, alasan kelompoknya masih menggunakan cara tradisional dalam pengelolaan. Selain menjadikan gula semut hasil produksinya bertahan lama, juga sebagai ciri khas.

“Kami masih menggunakan alat manual, karena lebih bagus dan tahan lama. Sehingga mempunyai ciri khas rasa yang berbeda,” pungkasnya, Ahad (27/3/2022).

Usaha Gula Semut Aren yang dikelola KWT Padakita Desa Kelapa Dua, telah berlangsung sejak 2012. Mendapat pendampingan dari salah satu konsultan PT Barry Callebaut Bidang UMKM, usaha mereka pun masih berlangsung hingga sekarang.

Adapun proses pembuatan gula semut aren produsksi KWT Padakita, yaitu; Pertama, menyiapkan gula batok (aren yang telah dipadatkan) sebagai bahan dasar.

Setelah itu, gula batok kemudian dimasak menggunakan air bersih dengan campuran potongan jahe.

Selanjutnya, gula batok yang dimasak tadi telah mendidih, didinginkan sembari diaduk hingga larutan gula kembali padat dan halus. Setelah itu, dilakukan penyaringan menggunakan saringan santan, kemudian dimasukkan dalam kemasan siap jual.

“Kami membuat Gula semut disaat arisan pada hari jumat pagi awal bulan”. ujar Marni, “Kami terkadang juga membuat sesuai dengan pemesanan”, Sambungnya.

Gula Semut dalam kemasan Produksi Kelompok Wanita Tani Padakita

Gula semut aren KWT Padakita yang telah dikemas, dipasarkan langsung diberbagai toko-toko langganan yang lokasiya tak jauh dari tempat pengelolaan.

Ukuran kemasan sendiri, terbagi dua. Untuk ukuran 1 kilo gram, dibanderol dengan harga Rp40.000 per kemasan. Sedangkan ukuran kecil 250 gram seharga Rp12.500/kemasan.

Telah hampir 10 tahun menjalankan usaha gula semut aren, Ketua KWT Padakita berharap, kedepaanya hasil penjualan mereka semakin meningkat dan dapat membuat kemasan lebih menarik pelanggan.[*]