Langgar Netralitas ASN, Mahasiswa Sulbar Desak Bawaslu Polman Usut Tuntas Lurah Manding

Aliansi Pemuda Mahasiswa (Ampas) Sulawesi Barat (Sulbar) desak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Polewali Mandar (Polman) usut tuntas dugaan pelanggaran netralitas kepala Lurah Manding.

Unjuk rasa dilakukan didepan kantor Bawaslu Polman, Jl. H. Andi Depu, Kompleks Ruko Asri No 10-12, Takatidung, Kec. Polewali, Senin (29/1/2024).

Masa aksi mendesak Bawaslu Polman mengusut tuntas dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mereka mengaku menemukan dugaan pelanggaran netralitas ASN kepala Kelurahan Manding bersama kepala lingkungannya.

kepala Kelurahan Manding ikut serta mengampanyekan salah satu peserta pemilu 2024.

“Kita datang kesini bukan untuk mengkritik Bawaslu tapi kami datang mempertanyakan oknum kepala Kelurahan Manding yang ikut serta kampanyekan di tengah masyarakatnya,” teriak salah satu massa Ampas Irman dalam orasinya.

Mereka menyebut kepala kelurahan ini ikut serta turun ke tengah-tengah masyarakat berkampanye dan mengintervensi memilih salah satu dari peserta pemilu yang berencana duduk di bangku DPRD Kabupaten Polman dan DPRD Provinsi Sulbar.

Massa aksi bahkan siap menghadirkan saksi atau warga yang diintervensi dilengkapi dengan bukti-bukti jika Bawaslu Polman membutuhkan.

“Kami siap menghadirkan bukti dan saksi jika teman-teman di Bawaslu membutuhkan itu,” Ujar Irman

Sementara itu, jajaran staf Kesekretariatan Bawaslu Polman menerima massa aksi untuk audiensi di ruangan Bawaslu Polman.

“Kami telah menerima dugaan pelanggaran ini, dan sementara dalam proses,” terang salah satu anggota kesekretariatan Bawaslu Polman Yusran.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada massa aksi, lantaran jajaran komisioner Bawaslu Polman sedang tidak berada di kantor.

Kesekretariatan Bawaslu Polman menyebut dugaan pelanggaran oknum ASN ini telah berproses di Panwascam Polewali.

“Kami akan memanggil oknum ASN dan masyarakat di Kelurahan Manding untuk dimintai keterangan klarifikasi,” Tuturnya.[*]