Larang Perayaan Tahun Baru, Bupati Polman Terbitkan Surat Edaran

Surat Edaran Bupati Polman
Gambar: Pemda Polewali Mandar

Bupati Polewali Mandar mengeluarkan surat edaran antisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pada masa libur, dan menyambut tahun baru 2021.

Surat edaran Bupati Nomor 38 tahun 2020 tersebut, berisi pelarangan kegiatan pesta penyambutan tahun baru Masehi 2021 yang mengundang kerumunan. Termasuk melakukan Dzikir Akbar yang melibatkan banyak orang.  

Selanjutnya, para pelaku usaha seperti pedagang Swalayan, warkop, Rumah Makan, Taman Kota hingga tempat Wisata di izinkan beroperasi pada waktu yang telah ditentukan yaitu, mulai Pukul 06.00 wita hingga pukul 18.00 wita.   

Tak sampai disitu, para pelaku usaha tersebut juga ditekankan untuk memperhatikan protokol kesehatan pada jam sesuai izin operasi.  

Bagi pemilik tokoh Swalayan, Warkop, Café, Rumah Makan dan taman kota hingga pengelola Wisata. Jika melanggar Protokol kesehatan seperti yang dimaksud dalam surat edaran tersebut, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2020.   

Terkait dengan pemantauan di lapangan. Pemda Polman berharap Tim Satgas Covid-19, Satpol PP, TNI/Polri untuk melakukan operasi untuk memastikan terlaksananya surat edaran Bupati tersebut.

“Pemda akan berkoordinasi kembali dengan elemen-elemen baik kepolisian maupun TNI. Dinas Kesehatan untuk turun ke lapangan lagi,” tutur Andi Ibrahim Masdar, Bupati Polewali Mandar di Ruang Paripurna DPRD Polman, Selasa (29/12).

Penerapan protokol kesehatan pada new normal seperti, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, hingga menjaga jarak aman. Sangatlah penting di laksanakan. Apa lagi saat ini, kata Bupati, terdapat varian baru virus Corona.  

“Bagaimana betul-betul corona ini kita atasi dengan baik. Karena corona ini belum habis, varian corona udah datang lagi jadi kita harus hati-hati semua,” tambahnya

Surat Edaran Bupati Polewali Mandar sebanyak 3 lembar itu, berlaku sejak tanggal 29 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.