Liga Santri Tingkat Provinsi Mulai Berlangsung di Stadion S Mengga

Liga Santri Tingkat Provinsi
Liga Santri Tingkat Provinsi Sulbar mulai berlaga

Pembukaan Liga Santri Piala Kasad tingkat Provinsi Sulawesi Barat, berlangsung hari ini di Stadion S.Mengga Polewali Mandar. Rabu (10/8/22).

Perhelatan Liga Santri PSSI piala Kasad ditandai dengan Kick off (tendangan pertama) dari Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Farouk Pakar. Didampingi Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar, Bupati Majene Andi Sukri Tammalele, serta para Dandim sejajaran Korem 142/Tatag.

Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Farouk Pakar, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Polewali Mandar yang telah memberi fasilitas atas pelaksanaan Liga Santri.

“Liga Santri ini diinisiasi oleh Kasad dengan harapan muncul bibit-bibit muda dari daerah-daerah. Untuk menjadi pemain sepak bola yang handal,” ungkap Brigjen TNI Farouk Pakar.

“Ini merupakan kebanggaan kita semua. Apabila ada utusan dari Sulbar berlaga pada tingkat Nasional di Jakarta bertepatan HUT Santri pada bulan Oktober mendatang,” tambahnya.

Ia berpesan agar pertandingan ini berjalan dengan baik dan junjung tinggi sportifitas. Siapapun yang menang untuk mewakili Sulbar merupakan kebanggan kita semua.

Sementara itu, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengatakan. Siapapun yang juara dalam Liga Santri ini akan tetap didukung dan berharap Liga Santri dapat berlanjut secara terus menerus.

“Di pesantren banyak bibit-bibit olahragawan. Oleh karena itu saya berharap Liga Santri jangan hanya dilaksanakan tahun ini,” Tandas Bupati Polman.

Diketahui, Pertandingan Liga Santri tingkat Provinsi Sulbar merupakan kelanjutan Liga Santri pada tingkat Kabupaten yang telah berlangsung beberapa hari yang lalu.

Kali ini, pertandingan liga santri PSSI piala Kasad Provinsi Sulawesi Barat  mempertemukan antara juara liga santri tingkat kabupaten se Sulawesi Barat. Diikuti 6 tim pondok pesantren diantaranya PS Attaufiq Mamuju. Ps Baiturrahman Mateng, Ps Alwasilah Polewali Mandar, Ps Darul Ulum Majene, Ps Albana Pasangkayu dan Ps Nurul Fadilah Mamasa.[*]