Logo dan Tema HUT Desa Batetangnga ke 60 Tahun

logo hut desa batetangnga ke 60 tahun
Logo HUT Desa Batetangnga ke 60 tahun

Hari Ulang Tahun atau HUT Desa Batetangnga ke 60 tahun. Akan dirayakan pada 9 Januari 2022 mendatang, di halaman Kantor Desa Batetangnga.

Desa Batetangnga merupakan salah satu desa dengan begitu banyak label yang melekat bagi tanah yang didiami mayoritas masyarakat suku Pattae tersebut. Mulai dari sebutan sebagai desa Wisata, Religius, Pendidikan, dan penghasil buah-buahan yang begitu terkenal dikalangan masyarakat, khusunya di Sulawesi Barat.   

Pada peringatan HUT Batetangnga yang sudah tiga kali dirayakan, Mengusung tema Momentum HUT Desa Batetangnga ke 60 dan Menyambut Pemerintah Desa Baru. “Mari Meninggalkan Kehidupan Berkotak-kotak, untuk Mengawali Kembali Kebersamaan Membangun Desa”.

Ketua panitia pelaksana HUT Desa Batetangnga ke 60 tahun, Syahruddin, menjelaskan, tema yang diusung tersebut mengambarkan kondisi masyarakat yang kian mementingkan kepentingan individu atau kelompok. Ketimbang persaudaraan antar masyarakat Desa Batetangnga.

Padahal, lanjut Syahruddin menjelaskan, masyarakat Desa Batetangnga di kenal sebagai warga yang rasa kepedulian tinggi antar sesama. Budaya gotong royong yang kepap dilakukan, kian memudar.

“Selain menyambut hari ulang tahun Desa Batetangnga ke 60. Porseni ini juga digelar guna mempererat tali selaturahmi antar warga Batetangnga, di setiap dusun. Yang boleh dibilang, sudah mulai terkotak-kotakkan,” ungkapnya.

Untuk itu ia berharap, pada momentum HUT Batetangnga kali ini, kebersamaan warga ditiap Dusun kembali terjalin.

Adapun logo HUT Batetangnga ke 60 tahun  mengambarkan ikon Desa Batetangnga seperti situs sejarah “Tallu Bate” yang disimbolkan 3 batu. Ketiga tapak batu tersebut terdiri dari Ulu Bate, Tangga Bate, dan Cappa Bate. Tangga Bate merupakan wilayah desa Batetangnga, yang juga merupakan asal muasal penamaan desa.

Sementara itu, gambar gunung pada logo tersebut, mengambarkan kondisi geografis  Desa Batetangnga yang terletak, atau diapit diantara pegunungan. Konon, cerita dari orang-orang terdahulu, masyarakat Batetangnga, memang berasal dan hidup di area pegunungan.  

Sedangkan gambar orang yang sedang melakukan aktivitas olahraga. Merupakan gambaran kegiatan Porseni yang sementara di gelar dalam menyambut hari jadi Desa Batetangnga.[*]