Masjid Syuhada Gelar Shalat Jumat dengan Tetap Menerapkan Protokoler Kesehatan

Pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Syuhada
Pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Syuhada

Setelah 9 hari tidak melaksanakan shalat jum’at, Masjid Syuhada kembali dibuka dengan syarat jamaah tetap menerapkan protokoler kesehatan penanganan Covid-19.

Saat dipantau, jamaah terlihat menggunakan masker, dan menjaga jarak saat melaksanakan shalat jum’at di masjid Syuhada Polewali Mandar, Sulbar.

Imam Masjid Syuhada Habib Ahmad Fauzy Al Madani, menganku, pada awalnya belum mendapat izin, baru pada Jumat kedua (5/6), baru mendapat izin langsung dari Bupati Polewali Mandar.

“Jumat pertamnaya itu masih belum jelas dikasi izin pemerintah, tapi hari itu saya dengar di televisi dari Majelis Ulama Indonesia, daerah zona hijau boleh shalat jumat, makanya jumat lalu saya buka, hanya 4 orang”. ungkapnya

“Nah, jumat kedua saya minta izin sama Bupati, bupati mengizinkan sudah bisa ditempati shalat jumat, tapi pakai protokol Covid-19”. lanjut Habib saat ditemui setelah memimpin shalat jumat di masjid Agung Syuhada, Jumat 12/6/2020  

Sebagai langkah mematuhi anjuran protokoler kesehatan dalam penanganan Covid-19, jamaah tetap di himbau agar tetap menjaga jarak.

Selain shalat jum’at. Sahalat 5 waktu pun kembali di perbolehkan dilaksanakan di Masjid Agung Polewali Mandar tersebut,  dan tentunya dengan penjagaan ketat.

“Shalat lima waktu buka, sudah ada penjagaan protokol, kapan suhu nya diatas 37o kita arahkan ke rumah sakit. Sebenarnya kita harus ada protokolernya petugas Covid-19,” tutur Habib

Pegurus Masjid Agung Syuhada tetap mengimbau kepada jamaah. Untuk tetap menerapa protokeler kesehatan terutama menggunakan masker saat melaksanakan shalat.

Meskipun demikian, kata dia, terkadang masih ada saja yang tidak mengindahkan himbauan. Melihat hal tersebut pihak pengurus tidak bisa menindak dengan alasan shalat sudah mulai dilaksanakan.

“Tetap diumumkan di sosialisasikan untuk memakai masker, jadi rata masih 90 persen yang menggunakan masker, ada juga yang tidak, mungkin itu jamaah yang singgah”. Tutur H Syuaib Hannan Ketua Pengurus masjid Agung Syuhada Polman.

Ia juga berharap jamaah tetap aktif melaksanakan ibadah meski Covid-19 belum berakhir. [pattae.com/slf]*