Masjid Viral di Tengah Hutan, Ramai di Perbincangkan Netizen

Masjid viral yang berdiri kokoh ditengah hutan, kini menjadi buah bibir bagi para pengguna Medsos (netizen). Masjid tersebut berada di Desa Bontoloe, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut informasinya, masjid tersebut terlihat sangat megah dan kokoh, masyarakat yang sempat berkunjung kesana melihat masjid tersebut mirip istana.  

Masjid viral itu dibuat lima tahun silam, seperti yang ditulis dalam postingan salah seorang penguna Facebook Arauf Cie Gueparah Ladewang, ia menuliskan bahwa masyarakat yang pernah berkunjung kesana dan sempat berbincang dengan warga sekitar, menyatakan masjid tersebut dibangun sejak 5 tahun lalu.

Hal tersebut juga di jelaskan oleh akun facebook Nuzul Minox saat dikonfirmasi Via Fb. “tahun 2013 itu saya adakan penelitian di daerah tersebut, saya juga tidak tahu kalau ternyata ada masjid disitu. Saya hanya menelusuri sungai dan hutan” Jelasnya.

“tiba-tiba saya melihat kubah masjid, saya merinding dan langsung memotretnya, saya juga mengajak teman saya untuk kemasjid tersebut” Tutup akun Fb Nuzum Minox. Senin (25/11/2019)

selain itu, di akun Fb Arauf juga menjelaskan bahwa sumber diatas kini telah mematahkan komentar liar para netizen mengenai masjid tersebut. Yang menggunakan pernyataan spekulasi bahwa masjid tersebut kemungkinan dibuat oleh makhluk tidak kasat mata (jin).

Diketahui bangunan suci itu berada di tengah kebun kopi milik seorang pengusaha berdarah bugis yang kerap disapa puang oleh warga setempat.

Syarif Hidayat salah seorang sumber informasi yang telah melakukan wawancara dengan pengusaha bugis tersebut. Memberikan informasi bahwa puang yang diperkirakan telah berumur 80 tahun itu merupakan keturunan pahlawan yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Dulunya, lokasi masjid yang sekarang viral di media sosial seperti facebook dan youtube itu, awalnya dikenal keramat oleh masyarakat sekitar. Camat Bontolempangan menjelaskan, mulanya lokasi tersebut dilihat keramat oleh warga.

Ia juga menyatakan bahwa bangunan suci itu dulunya terdapat sebuah batu besar yang kerap ditempati warga untuk pemujaan. Kemudian puang si-pengusaha bugis tersebut menghancurkan batu itu dan membangun sebuah masjid yang sekarang lagi viral.

Tujuan pembangunan masjid tersebut  adalah untuk digunakan para pekerja lahan tanaman kopi miliknya yang berjumlah puluhan. “ Masjid dibangun untuk pekerja kebun kopi dan warga sekitar” jelasya.

Selain itu ia menjelaskan pembuatan tempat ibadah tersebut juga diperuntuhkan bagi masyarakat sekitar Dusun Langkoa dan beberapa Dusun di Desa sekitarnya, yang berjumlah ratusan jiwa penduduk dengan lokasi berjarak satu kilometer dari pusat masjid terebut. [pattae.com]

Penulis: Irwan Jel*
Editor: Jelamis*

Tags

Irwan Jel

I.J_Anak Desa yang di lahirkan dari keluarga sederhana, ingin menjadi manusia seutuhnya dan berguna bagi khalayak ramai. hari ini mulai disapa dengan sebutan "Sijelamis".

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close